Rabu12132017

Last update12:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

Massage Plus-plus Kembali Marak

Praktik prostitusi terselubung terus terjadi, baik secara diam-diam maupun terang-terangan. Ini adalah rahasia umum di banyak masyarakat perkotaaan. Termasuk di Batam yang dijuluki Kota Bandar Dunia Madani. Sebuah kota yang menyandang slogan religius tentu harus konsisten dengan slogan itu. Setiap maksiat harus diberantas, baik tersembunyi maupun terang-terangan.

Tas Dirampas Penjahat

Aksi rampok semakin meresahkan. Mereka tidak memandang waktu, tempat dan siapa korbannya. Jika ada kesempatan, mereka langsung melancarkan aksinya. Selasa  (21/11) malam, dua orang perempuan, Iyuslina dan Rini menjadi korban. Handphone dan tas dirampas penjahat itu di jembatan penyeberngan depan SP Plaza, Sagulung.
Pelaku pun berhasil ditangkap polisi.

Momentum Pergantian Ketua Partai Golkar

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia terjerat kasus korupsi e-KTP. Penahanan Ketua DPR itu akan menjadi momentum bagi partai untuk memperbaiki citra.

"Kita Perlu Banyak Iven"

Untuk lebih meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepri, salah satu langkah yang dinilai harus dilakukan adalah memperbanyak iven. Iven yang digelar tentu saja iven yang mendatangkan wisatawan dalam jumlah banyak, seperti festival, konser, pagelaran seni, olahraga berskala internasional, dan lainnya.

Mengajak Seluruh Elemen dalam Dunia Pariwisata

Saat ini Pemerintah Kota Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan Pemerintah Provinsi Kepri tengah mengampanyekan Batam dan kota serta kabupaten yang ada di Kepri sebagai daerah tujuan wisata. Berbagai program dan agenda dilakukan untuk menggaungkan Kepri sebagai salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi.

Insiden Setya Novanto

Nama Ketua DPR RI, Setya Novanto sedang menjadi bahan pembicaraan di tengah  masyarakat. Beberapa bulan terakhir, Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengalami sejumlah peristiwa layaknya film layar lebar. Mulai dari skandal Papa Minta Saham hingga korupsi e-KTP.

Bayi Dibuang di Tong Sampah

Kejahatan amat kejam kembali dipertontonkan, kemarin. Sesosok bayi berumur sekitar satu hari dibuang orang tuanya di tempat sampah usai melahirkan di Toilet Klinik BIP, Seibeduk, Batam. Bayi malang itu dibungkus kain yang diduga pakaian dalam ibu bayi tersebut.

Siapa Tersangka Korupsi Dana Bos?

Hari-hari belakangan ini pihak-pihak yang terlibat korupsi Dana Operasional Sekolah (BOS) untuk Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Karimun sekitar Rp1,6 miliar sedang gelisah. Tidak bisa lagi hidup tenang seperti sebelumnya, tidur susah, bahkan makan dan minum pun barang kali tidak selera. Mereka selalu dihinggapi perasaan was-was, takut dijadikan sebagai salah satu tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun.

Mencari Solusi Genangan Air Saat Hujan

Setiap kali hujan deras terjadi di Batam, saat itu pula masih dijumpai sejumlah kawasan yang tergenang air.  Seperti yang terjadi pada, Selasa (14/11) pagi kemarin. Hujan deras yang turun sekitar pukul 05.00 WIB itu, telah mengakibatkan ada genangan air di sejumlah titik. Genangan air tersebut, secara langsung menimbulkan gangguan pada aktifitas masyarakat.

Kenali Terus Jenis-jenis Narkoba

Banyaknya jenis narkoba yang ada saat ini, memang perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Para orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen, hendaknya setiap waktu bisa update jenis-jenis narkoba. Selama ini mungkin ada yang hanya tahu: ganja, sabu-sabu, heroin, morfin, dan sejumlah kecil yang namanya sering muncul dalam pemberitaan media massa. Kini, disinyalir, jenis barang haram itu sudah sangat banyak. Tidak lagi puluhan jumlahnya, namun diduga sudah ratusan jenis yang ditengarai akan (sudah) masuk ke tengah masyarakat.

Mencapai Target Kunjungan Wisatawan

Kementerian Pariwisata RI menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Kepri pada 2017 sebanyak 2,2 juta wisatawan. Sementara, berdasarkan data yang dirilis Dinas Pariwisata Kepri, jumlah wisatawan mancanegara yang mengunjungi tujuh kabupaten dan kota di Kepri selama Januari-September 2017 sebanyak 1,5 juta orang. Ada kekurangan sekitar 700 ribu wisatawan.  Terkait kekurangan itu, Dispar Kepri, masih memiliki rasa optimis meski waktu pada 2017 ini hanya tinggal kurang dari dua bulan.