Sabtu05262018

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

Tanah Kembali Berserakan di Ruas Jalan

Ceceran tanah merah kembali ditemukan berserakan di ruas jalan Kota Batam, terutama kawasan Punggur hingga Batam Centre. Tumpahan tanah itu diangkut dump truk  untuk kegiatan reklamasi.

Jelang Musim PPDB

Tidak beberapa lama lagi, musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan segera dilakukan. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Program, Aksi, dan Evaluasi

Terjadinya penurunan pertumbuhan ekonomi di Batam dan Kepri telah membuat pengambil kebijakan di daerah ini mencari langkah strategis untuk menaikan kembali ekonomi. Dari sekian banyak strategi yang dilakukan, sektor pariwisata dinilai akan mampu memberi dampak terhadap putaran ekonomi. Sektor ini dinilai bisa mengakomodir hampir seluruh pihak. Siapapun bisa terlibat dalam sektor ini. Dan lagi, pariwisata adalah sektor yang tidak akan pernah padam. Sebab, banyak orang mencarinya.

Nasib TKI Non Prosedural

Lebih dari 100 orang terombang-ambing di dalam kapal di sekitar perairan horseburg (Batu Putih) saat menuju Kabupaten Bintan atau Kota Batam dari Bandar Penawar Johor, Malaysia, Kamis (19/4). Dari data yang dirilis, mereka terdiri dari 22 orang perempuan, 76 laki-laki dan empat anak-anak, serta lima nakhoda kapal. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak berwajib, kapal yang membawa mereka itu diketahui kehabisan bahan bakar. Dan mereka merupakan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non prosedural yang sebelumnya disinyalir bekerja di Malaysia.

Maling di 23 Lokasi

Aparat Polres Karimun menangkap Andi alias Acong alias Ucil (18), maling di 23 lokasi, Minggu (15/4) lalu. Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara  mengatakan penangkapan tersangka  itu bermula laporan dari salah satu korban, Sugeng Rianto, warga Seipasir RT/RW 06/02, Meral. Korban mengaku rumahnya di masukin maling. Pelaku membawa kabur uang tunai Rp1,3 juta dan HP merek Oppo pada Jumat (9/4) lalu.

Tarian Erotis di Engku Putri Batam

Pesta Rakyat yang digelar sebuah Ormas Penjaga Marwah Rudi (PMR) dengan hiburan tarian erotis di Engku Putri, Batam Centre disesalkan banyak pihak. Hiburan mengandung unsur pornografi tersebut seharusnya tidak dipertontonkan di depan publik. Sebab hiburan itu dianggap menodai nama baik Batam yang dijuluki sebagai Kota Bandar Dunia Madani.

Pelajaran Berharga Bagi Semua

Warga Batam dan Kepri tersentak ketika sexy dancer digelar di Dataran Engku Putri, Sabtu (14/4/2018) lalu. Bagaimana tidak. Tarian yang dinilai erotis itu ada di tengah lapangan terbuka, ditonton oleh masyarakat ramai yang hadir di alun-alun Kota Batam itu. Yang lebih membuat masyarakat meradang, kegiatan itu dilaksanakan di tengah sebagian masyarakat Batam memperingati Isra' Mijraj Nabi Muhammad SAW.

Manfaatkan Program Wisata di Kepri

Program pariwisata saat ini yang dicanangkan oleh pemerintah di Batam dan Kepri diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebab apa? Banyak peluang yang didapatkan dari banyaknya kunjungan wisatawan. Salah satu yang paling sederhana adalah membuka berbagai usaha pendukung pariwisata.

Mengembangkan Wisata Pesisir

Pariwisata kini telah menjadi salah satu sektor unggulan di Batam dan Kepri. Dapat dilihat, sejak dunia industri mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir, pariwisata dipercaya sebagai sektor yang dapat mengangkat kembali perkembangan ekonomi. Pariwisata dipercaya dapat memberi efek besar terhadap pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri. Karena itu pula, sejak setahun terakhir, berbagai kegiatan pariwisata sudah diprogramkan dan digelar di hampir seluruh kota di Provinsi Kepri.

'Korupsi Dana Kunker DPRD Bintan'

Dugaan korupsi biaya perjalanan dinas termasuk sewa kamar penginapan saat  Kunjungan Kerja (Kunker) pada 2015-2017 lalu masuk tahap pemeriksaan saksi.

Pejabat di Kepri Konsumsi Narkoba

Penangkapan Kepala Bidang (Kabid) Pertambangan Mineral di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri berinisial, BS di rumahnya, Tanjungpinang Senin (9/4) lalu menambah panjang daftar para abdi negara ini terlibat narkoba.