Jumat11242017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

Empat Oknum Anggota Polisi Dipecat

Setidaknya empat oknum anggota polisi yang bertugas di Polres Karimun terbukti melanggar kode etik dan disiplin. Keempat oknum itu pun akhirnya diberhentikan secara tidak hormat. Penyebabnya, sudah lama tidak masuk kantor (desersi) dan tersangkut kasus narkoba.

Jangan Kepentingan Besar Sampai Terganggu

Di tengah upaya Pemerintah Kota Batam membangun fasilitas umum dan sarana publik lainnya, ada saja pihak-pihak tertentu yang "tidak ambil pusing" dengan usaha tersebut. Bahkan ada kesan, mereka dengan sengaja mengabaikan kebijakan dan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Batam. Lihat saja munculnya sejumlah bangunan yang dibuat di atas drainase utama dan ruang hijau di sejumlah kawasan di Batam.

Langkah Ekstrim Menekan Penyalahguna Narkoba pada Pelajar

Terdeteksinya puluhan pelajar di Karimun mengonsumsi narkoba, kian memberi bukti jika barang haram itu memang telah merasuk ke dalam diri pelajar. Diduga tidak hanya di Karimun, di daerah lain pun dikhawatirkan hal serupa juga terjadi. Belum lagi lepas keterkejutan masyarakat terhadap hal itu, sejumlah pelajar di daerah itu juga ditengarai juga mabuk tanpa menenggak minuman beralkohol. Mereka, menurut Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Sahabat Anak Indonesia (SADO) Karimun, mengonsumsi obat batuk cair merk komik dengan dosis tinggi dicampur dengan antimo.

Tuntaskan Kasus Beras Oplosan

Polresta Kota Tanjungpinang akhirnya menetapkan AH (54) pemilik Swalayan Pinang Lestari sebagai tersangka atas kasus pengoplosan beras bulog dengan beras premium. Hal ini ditetapkan setelah sebelumnya pihak kepolisian melakukan penggerebekan gudang milik tersangka.

PCC yang Menakutkan

Beberapa minggu belakangan, publik dikejutkan dengan obat ilegal Paracetamol, Caffein, Carisoprodol (PCC). Sebab obat ini bisa membuat orang fly dan mengalami gangguan jiwa serta kematian. Ratusan orang sudah menjadi korban akibat menenggak obat tersebut. Obat ini pun dijual bebas di pasaran. Padahal sangat berbahaya untuk dikonsumsi.

Selamat Tahun Baru Hijriah

Kemarin, 21 September, merupakan tahun baru dalam kelender Islam, yakni memasuki 1 Muharam 1439 Hijriah. Beragam bentuk peringatan tahun baru hijriah pun digelar. Ada yang menggelar zikir, karnaval bahkan pengajian dengan mendatangkan penceramah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Mewujudkan Dunia Pariwisata Batam

Akhir pekan lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) me-launching Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Wisata di Kota Batam yang ditandai dengan membersihkan dua objek wisata yang ada di kawasan Batam Centre. Diketahui, kebersihan merupakan salah satu dari tujuh unsur dunia pariwisata yakni, rasa aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Kebersihan dalam dunia pariwisata tidak hanya terkait kebersihan lokasi wisata, tapi, kebersihan secara utuh sampai pada kebersihan toilet.

Peredaran Obat Ilegal Tidak Bisa Ditolerir Lagi

Peredaran narkoba dan obat-obat ilegal memang sangat patut menjadi perhatian serius. Bagaimana tidak. Coba lihat bagaimana puluhan remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa setelah diduga mengonsumsi obat-obat keras seperti PCC, Tramadol dan Somadril.

Berikan Kasih Saya pada Anak-anak

Kini, kasus yang melibatkan anak-anak dan remaja dalam lingkaran kriminal begitu masif. Apakah itu pencurian, narkoba, asusila, hingga pembunuhan. Untuk zaman sekarang, apa yang diperlihatkan anak-anak dan remaja dapat dimasukan dalam kategori mengkhawatirkan. Apalagi jika menyimak kasus yang terjadi di Kendari. Diketahui, di kota tersebut, puluhan remaja usia sekolah menyalahgunakan Pil PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol). Akibat pil "setan" itu, puluhan orang hilang kesadaran, berhalusinasi, dan bertingkah aneh. Sangat memilukan. Dari kasus tersebut, setidaknya ada dua korban yang meninggal dunia.

Jangan ada Pil PCC di Kepri!

Kasus yang menimpa puluhan remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara, benar-benar memprihatinkan. Ini akibat mengomsumsi pil yang belakangan diketahui bernama pil PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol). Akibat pil "setan" itu, puluhan orang hilang kesadaran, berhalusinasi, dan bertingkah seperti zombi "mayat hidup".

Mengasah Skill untuk Kompetisi

Sejumlah perusahaan di Batam sejak beberapa waktu terakhir telah mulai membuka kesempatan kerja bagi SDM produktif untuk mengembangkan karirnya. Hal ini tentu menjadi berita baik di tengah lesunya ekonomi dan minimnya lapangan kerja. Dan hal ini juga menjadi angin segar bagi SDM produktif untuk memaksimalkan potensi positif yang ada pada dirinya.