Jumat09222017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

Kecelakaan Laut di Perairan Kepri

Lima hari belakangan ini terjadi tiga kali kecelakaan laut di Perairan Kepri.  Dua kapal kayu tenggelam di Perairan Karimun pada Selasa (25/7) dan satu kapal pompong  di Perairan Natuna, Rabu (26/7). Rata-rata kapal tenggelam karena dihantam ombak ,  air masuk ke kapal, oleng dan tenggelam.

Stok Garam Menipis di Karimun

Beberapa minggu terakhir ini terjadi krisis garam dapur di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri. Krisis garam ini diprediksi akan diikuti dengan melambungnya harga kebutuhan pokok itu.

Mencari Solusi Kisruh Opal dan Gojek

Kisruh  antara ojek pangkalan (opal) dan gojek di Batam sampai kemarin masih saja terjadi. Walaupun sudah ada pembahasan terkait transportasi online dan konvesional di Graha Kepri belum lama ini, namun masalah antara opal dan gojek masih ada. Kemarin, Selasa (25/7)siang misalnya, ratusan orang yang mengendarai sepeda motor mendatangi Kantor Gojek yang berada di Komplek Regency Park, Pelita, Lubuk Baja.

Tiga Sekolah Setiap Tahun

Rencana Pemerintah Kota Batam membangun tiga sekolah setiap tahun, perlu diapresiasi positif. Salah satu tujuannya adalah untuk menambah daya tampung siswa yang tiap tahun selalu membludak. Target pembangunan tiga sekolah tiap tahun itu pun sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

Tim Siluman Memburu Pelaku Begal

Pihak Kepolisian Batam langsung membentuk Tim Siluman memburu pelaku begal menyusul aksi pembegalan yang dilakukan terhadap mahasiswa STT Real Batam akhir pekan kemarin. Akibat aksi pelaku yang terbilang sadis itu, dua orang korbanya luka parah. Satu diantaranya kritis. Tim Siluman yang dibentuk tersebut tidak hanya khusus memburu begal tersebut, namun juga kejahatan-kejahatan lainnya. Tim tersebut akan disebar serta patroli untuk menindak para pelaku kejahatan dijalan dan memberikan keamanan masyarakat terutama saat tengah malam.

Empat Tahanan di Natuna Kabur

Peristiwa kaburnya empat tahanan di Kantor Kejari Natuna merupakan salah satu wujud keprihatinan kita. Keempat terdakwa ilegal fishing (pencurian ikan) dilaporkan kabur, Kamis (20/7) lalu dengan memanfaatkan kelemahan petugas. Hingga sekarang petugas Kejari, Kepolisian dan TNI sedang memburu keempat terdakwa yang berasal dari negara Vietnam itu.

Berkas Tiga Kasus Korupsi Dilimpahkan

Berkas tiga tiga kasus korupsi yang merugikan negara miliaran rupiah telah dilimpahkan Polres Tanjungpinang ke Kejari. Pelimpahan berkas itu untuk diteliti lebih lanjut. Ketiga kasus tersebut meliputi dugaan korupsi dana hibah APBN 2013 senilai Rp4 miliar untuk pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ke Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi International Gurindam Archipelago (Stikom IGA) Tanjungpinang.

Warga Hadang Tim Terpadu

Tim Terpadu Pemko Batam dihadang warga yang tinggal di rumah liar (ruli), tepatnya di pinggir jalan Pasir Putih RSS, Kibing Batuaji, Batam.  Warga tidak terima, rumah sebagai tempat tinggal mereka digusur tim tersebut yang terdiri dari Satpol PP, Ditpam, Polisi dan TNI, kemarin.

Jangan Biarkan Berlarut-larut

Hari ini, Rabu (19/7/2017) aliansi angkutan pangkalan direncanakan akan mengadakan demo besar-besaran dengan konvoi dengan mengambil titik kumpul akhir di depan Kantor Walikota Batam untuk menyampaikan orasi. Diperkirakan sekitar 20 ribu orang operator angkutan pangkalan dari seluruh Batam akan hadir. Dalam aksi ini, mereka akan menyampaikan tuntutan agar angkutan onlie dibubarkan sampai ada peraturan yang jelas.

Carikan Solusi Polemik Transportasi di Batam

Polemik transportasi online dan konvensional (pangkalan) di Batam, sampai kini belum juga menemukan titik terang. Jangankan solusi, ribut-ribut dua jenis transportasi itu malah makin meruncing. Bahkan di lapangan, sudah kerap kali hampir terjadi kontak fisik. Masing-masing bertahan dengan argumennya.

Standar Keselamatan Angkutan Perairan

Tenggelamnya rakit penyeberangan (pokcai) saat mengangkut penumpang dari Selat Bintan1 ke Selat Bintan 2 Desa Penghujan, Kecamatan  Teluk Bintan, Kabupaten Bintan pada sore hari, Sabtu (15/7) memberikan duka yang dalam bagi keluarga korban. Apalagi dari sejumlah korban, istri kepala desa setempat dikabarkan meninggal dalam peristiwa itu. Dugaan, pokcai tenggelam akibat adanya kebocoran. Kondisi itu mengakibatkan angkutan air itu miring. Ditambah lagi saat peristiwa terjadi, rakit pokcai mengangkut satu unit mobil Avanza serta 8 unit sepeda motor.