Jumat11242017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

Memaknai Idul Adha

Kemarin, umat Islam Se-Dunia merayakan Idul Adha 1438 H. Hari raya ini selalu ditandai dengan penyembelihan hewan kurban berupa kambing, sapi atau pun unta. Dalam ritual Idul Adha kita mendapatkan banyak sekali pelajaran yang bukan semata-mata persoalan ibadah kepada Allah SWT.

Tes Urine Para Pegawai

Puluhan pejabat dan pegawai Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Kota Tanjungpinang mengikuti tes urine, Rabu (30/8). Kegiatan itu dilaksanakan oleh Badan Narkotika Kepri (BNP) dalam rangka memberantas peredaran narkoba.

Hukum yang Tegas Pelaku Narkoba

Tampaknya pelaku narkoba tidak pernah jera dengan ulahnya. Lihat saja, walaupun sudah banyak yang ditangkap atas kepemilikan dan melakukan peredaran narkoba, namun pelaku lainnya tetap saja melakukan ha; serupa tanpa ada rasa takut. Seperti diketahui, sejak beberapa waktu belakangan, begitu banyak pelaku yang ditangkap. Termasuk yang membawa narkoba dari luar negeri dengan modus memasukan barang haram itu kedalam  tubuhnya. Seperti yang dilakukan olah seorang pria bernama Donny Mutano (36), pada Minggu (27/8) kemarin. Dari dalam tubuhnya ditemui narkoba seberat 117 gram sabu.

Pariwisata Kepri

Berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, pada 2017 ini Batam dan Karimun menjadi daerah penyumbang turunnya kunjungan wisatawan ke Kepri. Dari data yang disampaikan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri menurun sebesar 15,61 persen. Berbeda dengan Bintan dan Tanjungpinang.

Idul Adha, Keikhlasan dan Hewan Kurban Layak Potong

Akhir pekan ini, tepatnya pada, Jumat, 1 September 2017, seluruh umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M. Peringatan hari besar Islam yang biasa disebut juga Hari Raya Kurban, akan ditandai dengan penyembelihan hewan kurban, apakah berupa sapi, kambing, atau pun unta.

Aksi Begal Jadi Perhatian Kita

Aksi begal telah menyita perhatian kita. Kriminal jalanan ini memang cukup membuat mata kita terbelalak. Sasaran pelaku adalah harta benda korban mulai dari uang, handphone dan lainnya. Namun yang membuat kita miris, pelakunya para remaja. Usia mereka berkisar belasan tahun. Anak-anak itu seharusnya lebih banyak berada di lingkungan sekolah dan ekstra kurikuler, namun ternyata mereka lebih menghabiskan waktunya dengan aksi-aksi kriminal jalanan.

Aksi Penjahat Jalanan

Judul di atas, melukiskan kecemasan yang makin menggumpal di tengah masyarakat. Tidak hanya malam dan siang hari, penjahat itu pun sudah mulai berani masuk ke perumahan dan memukul warga setempat. Dua pemuda Naza dan Adit, warga Perumahan Taman Lestari RT/RW 02/11 Kelurahan Kibing, Batuaji diperas dan dikeroyok dua penjahat di perumahan tersebut, Selasa (22/8) malam.

Lima Ibu Hamil di Tanjungpinang Terinveksi HIV

Miris. Penderita HIV/AIDS meluas ke kalangan ibu rumah tangga. Di Tanjungpinang, misalnya periode Januari-Agustus 2017 ditemukan lima orang ibu hamil positif mengidap virus yang mematikan tersebut. Data ini disampaikan secara resmi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP KB) Kota Tanjungpinang. Sedangkan di 2016, DKPP mencatat sebanyak 12 ibu hamil terinveksi penyakit tersebut.

Mencari Solusi Ekonomi Kepri

Kondisi ekonomi Kepri sedang tidak baik. Berdasarkan data yang disampaikan, pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan kedua 2017 ini kembali melambat. Padahal sebelumnya Bank Indonesia memprediksi akan membaik. Pada triwulan satu semester pertama pertumbuhan ekonomi Kepri berada pada angka 2,02 % sedangkan pada triwulan ke dua semester pertama ini melambat ke angka 1,04 %. Hal ini menjadikan Kepri pada posisi terendah di Sumatera dan sedikit di atas Nusa Tenggara Barat (NTB) secara nasional.

Angkutan Online dan Angkutan Konvensional

Tampaknya polemik seputar angkutan berbasis online dan angkutan konvensional di Batam belum juga menunjukan titik terang. Hal ini terlihat dengan adanya unjuk rasa dari masing-masing angkutan tersebut. Sebelumnya, angkutan konvensional melakukan aksi di Kantor Walikota Batam dan DPRD Kota Batam. Dalam aksinya, para sopir meminta Pemerintah Kota Batam untuk menertibkan angkutan berbasis online sampai dikeluarkannya kebijakan seputar angkutan tersebut.

Membangkitkan UMKM

Kondisi ekonomi saat ini tengah berada di titik terbawah. Bukti di lapangan, banyak perusahaan besar yang tutup, lapangan kerja sempit, dan daya beli masyarakat turun. Secara kasat mata, memang terjadi transaksi bisnis di tengah masyarakat. Tapi, secara kajian ilmiah, putaran ekonomi tersebut tidak secepat yang pernah dirasakan. Sekarang, kondisinya begitu lambat. Masyarakat begitu hati-hati dan penuh perhitungan membelanjakan uangnya. Sebab apa? Untuk mendapatkan uang sangat sulit. Jadi, masyarakat lebih mengutamakan membelanjakan uang untuk hal-hal yang pokok.