Jumat11242017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk

Tajuk

Berkas Tiga Kasus Korupsi Dilimpahkan

Berkas tiga tiga kasus korupsi yang merugikan negara miliaran rupiah telah dilimpahkan Polres Tanjungpinang ke Kejari. Pelimpahan berkas itu untuk diteliti lebih lanjut. Ketiga kasus tersebut meliputi dugaan korupsi dana hibah APBN 2013 senilai Rp4 miliar untuk pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ke Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi International Gurindam Archipelago (Stikom IGA) Tanjungpinang.

Warga Hadang Tim Terpadu

Tim Terpadu Pemko Batam dihadang warga yang tinggal di rumah liar (ruli), tepatnya di pinggir jalan Pasir Putih RSS, Kibing Batuaji, Batam.  Warga tidak terima, rumah sebagai tempat tinggal mereka digusur tim tersebut yang terdiri dari Satpol PP, Ditpam, Polisi dan TNI, kemarin.

Jangan Biarkan Berlarut-larut

Hari ini, Rabu (19/7/2017) aliansi angkutan pangkalan direncanakan akan mengadakan demo besar-besaran dengan konvoi dengan mengambil titik kumpul akhir di depan Kantor Walikota Batam untuk menyampaikan orasi. Diperkirakan sekitar 20 ribu orang operator angkutan pangkalan dari seluruh Batam akan hadir. Dalam aksi ini, mereka akan menyampaikan tuntutan agar angkutan onlie dibubarkan sampai ada peraturan yang jelas.

Carikan Solusi Polemik Transportasi di Batam

Polemik transportasi online dan konvensional (pangkalan) di Batam, sampai kini belum juga menemukan titik terang. Jangankan solusi, ribut-ribut dua jenis transportasi itu malah makin meruncing. Bahkan di lapangan, sudah kerap kali hampir terjadi kontak fisik. Masing-masing bertahan dengan argumennya.

Standar Keselamatan Angkutan Perairan

Tenggelamnya rakit penyeberangan (pokcai) saat mengangkut penumpang dari Selat Bintan1 ke Selat Bintan 2 Desa Penghujan, Kecamatan  Teluk Bintan, Kabupaten Bintan pada sore hari, Sabtu (15/7) memberikan duka yang dalam bagi keluarga korban. Apalagi dari sejumlah korban, istri kepala desa setempat dikabarkan meninggal dalam peristiwa itu. Dugaan, pokcai tenggelam akibat adanya kebocoran. Kondisi itu mengakibatkan angkutan air itu miring. Ditambah lagi saat peristiwa terjadi, rakit pokcai mengangkut satu unit mobil Avanza serta 8 unit sepeda motor.

DBD Mulai Menyerang Warga

Dari tahun ke tahun, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim peralihan  selalu menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Korban jiwa dan menumpuknya pasien di rumah sakit menjadi dominan setiap kali "musim DBD" tiba.

Kepri Darurat Narkoba

Pelabelan "Kepri Darurat Narkoba" mengusik harga diri dan martabat kita sebagai masyarakat Bunda Tanah Melayu yang beradab. Namun demikian fakta dan data peredaran narkoba di Kepri ini, membuat kita seolah tidak berdaya. Peredaran barang haram itu telah menjerat semua lapisan masyarakat. Tak ada satu pun tempat di Kepri ini steril dari narkoba; merambah area penegak hukum, kampus, PNS, para pekerja dan pelajar.

Gedung Laboratorium DKPKH Terbengkalai

Gedung Laboratorimun milik Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri di Toapaya Asri, Bintan terbengkalai. Bagian dinding yang dilapisi keramik warna hitam banyak yang rusak. Kerusakan ini disebabkan, pemasangan keramik sebesar 60x60 centimeter (cm) itu dilakukan asal jadi.

Nasib Pilu Pahlawan Devisa

Sungguh pilu nasib ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kuala Lumpur dan Negara Bagian Selangor, Malaysia. Saat ini, mereka terpaksa bersembunyi di hutan-hutan sawit dan rumah-rumah sewa guna menghindari razia besar-besaran Imigrasi Malaysia terhadap pekerja ilegal.

Beri Perhatian Seluruh Sektor Ekonomi

Fakta memperlihatkan jika kondisi Batam kini jauh dari Batam beberapa tahun lalu. Secara fisik, Batam dinilai cukup baik, namun, dari segi ekonomi, kota ini mengalami penurunan yang cukup mencolok. Dari data yang dirilis media ini termasuk media yang lain di Kepri, saat ini diperkirakan ada sekitar 200 ribu jiwa yang belum mendapatkan pekerjaan. Hal itu terjadi karena sepanjang 2017 lebih kurang 34 perusahaan tutup.

Cabuli Anak Kandung

Judul di atas menjadi momok menakutkan. Betapa mengerikan, anak sendiri menjadi budak seks ayahnya. Siapa mengira Benny Sumarauw (44), warga perumahan Permata Asri, Seibeduk, Batam mencabuli anaknya. Di luar bayangan kita kalau bapak dua istri ini mencabuli anaknya selama tiga tahun, sejak korban masih berumur 14 tahun.