Jumat11242017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk Selamat Datang Jamaah Haji Kepri

Selamat Datang Jamaah Haji Kepri

Jumat (8/9) malam nanti, rombongan jamaah haji (JH) kloter I asal Kepri sudah tiba di Batam setelah lebih kurang 40 hari meninggalkan Tanah Air.
Jamaah haji gabungan sebanyak 441 orang itu terdiri dari Batam 35 orang, Karimun 185 jamaah, Bintan 66 orang, Anambas 43 jamaah, Lingga 42 orang dan Natuna 70 jamaah. Tiba di Batam, jemaah haji akan menempati Asrama Haji Batam selama satu hari. Setelah menginap semalam, sesuai jadwal mereka langsung kembali ke daerahnya masing-masing.

Para jamaah ini sudah sebulan lebih berada di Makkah dan Madinah. Dalam menjalankan ritual haji boleh jadi banyak halangan dan rintangan yang mereka hadapi. Medki demikian semua itu sirna sudah, setelah mereka berhasil mengikuti puncak haji berupa wukuf di Padang Arafah.

Begitu sah menjadi haji dan hajjah dan kembali ke Tanah Air, paling tidak banyak harapan buat para haji dan hajjah ini. Harapannya tentu bermuara pada perbaikan moral dan etika yang disandarkan kepada nilai-nilai Islami.

Kalaulah sebelum berangkat haji dan ibadahnya belum mencerminkan seorang Islam yang kaffah, maka setelah pulang dari Tanah Suci, ibadahnya pun harus lebih baik. Paling tidak, para haji dan hajjah ini bisa memberikan contoh atau tauladan baik melalui pola sikap, pola laku dan pola tindak dalam kehidupan bermasyarakat. Begitu juga dengan tata cara ibadahnya tentu harus sesuai dengan tuntutan Alquran dan Rasulullah SAW.

Contohnya, jika selama di Makkah dan Madinah  rajin melaksanakan shalat lima waktu di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi,  maka setelah tiba di Tanah Air, predikat itu harus tetap dipertahankan. Bagi laki-laki, wajib shalat jamaah di masjid.

Mari kita makmurkan rumah-rumah Allah di tanah Melayu ini dengan shalat lima waktu berjamaah. Mari jadikan masjid atau musalah sebagai awal kita membuat perubahan perbaikan akhlak umat ini.

Memang, tiap tahun, bertambah orang-orang yang mendapat gelar haji atau hajjah. Tiap tahun pula hendaknya bertambah para haji dan hajjah yang bisa menggerakkan umat Islam ke arah yang lebih baik dari sisi berbagai ibadahnya.

Kalau ini bisa kita lakukan, Insaah Allah itulah tanda-tanda hajinya diterima Allah SWT (haji mabrur). Haji mabrur itu balasannya surga. (hadist diriwayatkan Bukhari dan Muslim). Semoga.***

Share