Minggu12172017

Last update12:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk Memerangi Narkoba Bersama-sama

Memerangi Narkoba Bersama-sama

Untuk meminimalkan penyalahgunaan narkoba di Batam, berbagai upaya terus dilakukan. Mulai dari sosialisasi, peningkatan kualitas relawan anti narkoba, hingga razia di tempat-tempat hiburan serta tempat-tempat rawan narkoba. Lihat saja giat yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam belum lama ini. Razia yang bekerjasama dengan Sat Narkoba Polresta Barelang, Satpol PP serta Polisi Militer, berlangsung disejumlah tempat kos, industri serta perhotelan itu, berhasil menjaring ratusan orang untuk dilakukan pengecekan test urin.
Dari giat tersebut, sekitar belasan dari ratusan orang yang dites urinnya, positif menggunakan narkoba. Ini menandakan jika di tengah upaya keras meminimalkan penyalangguna narkoba, masih ada saja orang yang mau merusak dirinya dengan barang haram tersebut.

BNNK Batam merilis, saat ini di Batam, prevalensi jumlah pengguna narkoba di Batam mengalami penurunan. Namun, untuk jumlah pencandu yang direhabilitasi meningkat. Dari data yang disampaikan BNNK Batam, hingga September 2017, BNN Kota Batam sudah merehabilitasi 128 para pecandu narkoba. Sementara berdasarkan data puslidati BNN, khusus Batam, jumlah pengguna turun dari peringkat 4 ke 10 seiring dengan seringnya razia yang digelar.

Ini tentu menjadi prestasi yang cukup baik. Upaya dan usaha yang dilakukan selama ini telah membuahkan hasil. Namun, hal ini diharapkan tidak membuat kita berpuas diri. Tapi, diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus menekan para penyalahguna narkoba dan mengajak mereka yang sudah terlanjur menjadi pemakai, untuk menyehatkan diri dengan rehabilitasi.

Tidak dapat disangkal, peredaran narkoba sekarang ini cukup memprihatinkan. Lihat saja, hampir setiap hari, ada saja yang ditangkap. Baik itu produsen, kurir, pengedar, maupun penyalahguna. Ini menandakan jika upaya selalu dilakukan para "pembunuh" itu untuk merusak generasi penerus bangsa.

Melihat menurunnya jumlah pengguna narkoba seperti yang disampaikan BNN, ini menandakan jika barang haram ini bisa 'diputusmatarantainya' di tengah masyarakat. Untuk meningkatkannya, tentu perlu usaha yang lebih keras lagi dari seluruh elemen masyarakat.

Kita percaya, kita bisa memutus mata rantai penyebaran narkoba. Tinggal sekarang usaha lebih keras untuk menguatkan persatuan dan mengajak masyarakat untuk tidak tergoda rayuan barang mematikan itu. Narkoba barang mematikan. Makanya, mari kita perangi bersama-sama. ***

Share