Minggu12172017

Last update12:00:00 AM

Back Rubrik Tajuk Memaknai HUT TNI

Memaknai HUT TNI

Sejumlah peralatan tempur TNI yang memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-72 membuat kita terkesima. Pemandangan itu menarik dan tidak biasa ada di Pelabuhan Indah Kita, Cilegon, Banten, Kamis (5/10).
Peralatan tempur TNI itu seperti helikopter, kendaraan tempur pengintai, kendaraan tempur pembawa pasukan, kendaraan tempur meriam, tank, dan masih banyak kendaraan lainnya digunakan prajurit untuk atraksi.

Warga pun antusias menonton atraksi tersebut. Dari sekian banyak acara yang  digelar, ternyata ada satu kegiatan yang begitu menyedot perhatian, yakni  simulasi perang udara antara pesawat Indonesia melawan pesawat musuh. Hingga akhirnya, TNI AU berhasil menembak jatuh pesawat musuh, yang akan memasuki teritorial udara nusantara.

Tak hanya itu, atraksi yang disaksikan langsung Presiden Jokowi beserta para menteri, pejabat negara dan petinggi TNI serta perwakilan negara sahabat yang berada di panggung utama dibuat terpukau dengan 72 penerjun dari tiga matra yang melakukan pendaratan di atas perahu karet milik TNI AL. Perahu karet itu disusun dua tingkat, dengan tumpuan sejumlah prajurit TNI.

Memperingati HUT TNI dengan mengusung tema 'Bersama Rakyat Kuat', mengingatkan kita TNI dilahirkan dari 'rahim'rakyat. Panglima Besar Jenderal Soedirman menyatakan hubungan TNI dan rakyat adalah ibarat ikan dan air. Ikan tidak akan hidup tanpa air. Rakyatlah yang mengandung, merawat, dan membesarkan TNI.

Untuk itu, TNI harus menegaskan jati diri sebagai tentara rakyat. Sebagai tentara rakyat, TNI tidak boleh melupakan rakyat. TNI tidak boleh menyakiti hati rakyat. TNI tidak boleh berjarak dengan rakyat serta harus selalu bersama-sama rakyat.

Kebersamaan TNI bersama rakyat  adalah kekuatan dalam menjaga keutuhan NKRI.  Hanya bersama-sama rakyat, TNI menjadi kekuatan militer yang hebat, kekuatan militer yang disegani serta kekuatan diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain di dunia.

Kita percaya Panglima TNI saat ini akan membawa institusinya menjadi tentara rakyat yang profesional. Apapun godaan tak boleh mengaburkan jati dirinya. Jika TNI kuat,  niscaya pertahanan dan keamanan lebih terjamin dan pada gilirannya upaya pemulihan ekonomi akan lebih cepat.

Semoga TNI ke depan makin profesional dan hebat. Pemerintah juga jangan lupa menjamin kesejahteraan anggota TNI agar mereka tidak tergoda. Sebaliknya TNI juga harus mawas diri dan fokus dalam tugasnya. Semoga TNI ke depan lebih profesional, semakin kuat dan dicintai rakyat. Selamat HUT TNI.***

Share