Senin05202013

Last update12:00:00 AM

Back Sijori Xin Wen Maitreya: Buddha yang Akan Datang

Maitreya: Buddha yang Akan Datang

TANJUNGPINANG (HK) - Dalam agama Buddha, Bodhisattva Maitreya adalah Buddha yang akan datang. Dalam bahasa Tionghoa, Maitreya terkenal sebagai Mile Pusa. Dalam agama Buddha diajarkan pula bahwa Buddha merupakan sebuah gelar, sehingga Buddha bukanlah menunjuk kepada Buddha Sakyamuni saja.

Ketua Yayasan Maitreya Wira Tanjungpinang, Sakuan mengatakan, Buddha yang akan datang setelah Buddha Sakyamuni adalah Buddha Maitreya yang sekarang ini masih bergelar sebagai bodhisattva (calon Buddha).

"Maitreya bertempat tinggal di surga Tusita, yang merupakan tempat tinggal bagi para bodhisatva sebelum mencapai tingkat ke-Buddha-an. Buddha Sakyamuni juga bertempat tinggal di sini sebelum terlahir sebagai Siddharta Gautama di dunia," ujar Sakuan beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, pada zaman dinasti Liang (tahun 502 - 550) daratan Tiongkok berada dalam keadaan kacau. Perang saudara dan perebutan kekuasaaan berkecamuk. Sehingga para penganut Buddha mengharapkan datangnya Maitreya sebagai penyelamat. Karena itulah lahir sekte Maitreya.

Gambar Maitreya sebagai pangeran India yang gagah menjelma sebagai bhiksu gendut yang selalu senyum. Buddha Maitreya dipercayai lahir di Provinsi Zhejiang sebagai bhiksu gendut yang disebut Pu Tai He Sang atau Bhiksu Berkantong Kain. Legenda mengatakan bahwa bhiksu ini sering berkelana membawa kantong kain pada permulaan abad ke-10.

"Dia juga dijuluki Buddha Ketawa, Buddha Mi Le, atau Ju Lai Fo (Buddha yang akan datang). Ia dipercayai sebagai reinkarnasi Maitreya karena saat meninggal beliau menulis syair, Maitreya, Maitreya yang asli. Manusia selalu mengharapkan kedatangannya. Dia selalu menjelma dalam berbagai bentuk. Namun saat dia datang menjelma sebagai manusia, tidak ada yang mengenalnya," kata Sakuan. (cw40)

Share