Ketua Kelenteng Sam Po Khong, Tan Meng mengatakan, perayaan hari lahir Laksamana Cheng Ho di kelenteng ini, sudah yang keempat kalinya. Perayaan ini bertujuan untuk meminta kedamian bagi seluruh warga Kota Tanjungpinang.
"Selain itu, kita juga mengharapkan dimudahkan mendapatkan rezeki dan diberikan kerukunan antar masyarakat. Dengan meminta kerukunan, maka rezeki dan kesejahteraan akan tercapai sendirinya," ujar Tan Meng.
Tambahnya, pada waktu sembahyang ada beberapa dewa yang masuk dalam tubuhnya. Pertama dimasuki arwah Sam Po Khong, kedua arwah Sun Go Khong dan terakhir arwah Chi Khong yang semuanya masuk dengan terbukti dengan terbakarnya semua gaharu.
"Pada kegiatan ini juga dilakukan ritual yakni dengan cara sayat lidah, tusuk tangan serta ritual bola paku baja yang sengaja dihantamkan ke tubuh, namun semuanya tidak terasa dan tidak sakit. Ini menunjukan arwah dewa tersebut telah masuk,"terangnya.
Ia juga menerangkan, banyak warga yang datang ke kelenteng dan meminta air yang telah didoakan. Air itu digunakan untuk pengobatan, dan sebagai pencerahan bagi si pemakainya, dan ada juga membawa saudaranya yang sakit untuk berobat.
Jhon, warga Tionghoa yang tengah mengikuti acara ritual tersebut mengatakan, setiap acara perayaan hari lahirnya Sam Go Khong atau Laksamana Cheng Ho, selalu datang bersama keluarga untuk sembahyang dan mengikuti ritual lainnya.
"Biasanya, setelah acara ritual dan sembahyang selesai, saya dan keluarga meminta didoakan agar diberikan kesehatan serta diberikan rezeki, diberikan kebahagiaan dalam rumah tangga, serta sekaligus meminta air yang telah didoakan,"kata Jhon singkat.(sut)Share
Newer news items:
- Pagelaran Barongsai Datangkan Keberuntungan
- Kebahagiaan Sejati Terdapat Dalam Diri
- Naga, Binatang Keramat
- Vihara Avaloki Tempat Peribadatan Terbesar
Older news items:
- Warga Padati Kelenteng Sam Po Khong
- Sekolah Minggu Vihara Bentuk Budi Pekerti
- Kuburan Juga Punya Feng Shui
- Buah Jeruk untuk Ritual