Rabu08232017

Last update05:00:00 AM

Back Tanjungpinang Realisasi PBB Tpi Capai 48 Persen

Realisasi PBB Tpi Capai 48 Persen

TANJUNGPINANG (HK) - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menargetkan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Tanjungpinang pada 2017 sebesar Rp8,250 miliar. Dari target tersebut saat itu baru tercapai 48 persen.
Kepala Badan Pengelolaan pajak dan Retribusi Daerah, Kota Tanjungpinang, Adnan mengatakan capaian 48 persen dari target Rp8,250 miliar pada 2017 tersebut belum menggembirakan. "Seyogyanya hingga saat ini sudah mencapai 58 persen. Tapi memang realitanya baru 48 persen. Ini merupakan kebiasaan masyarakat membayar PBB di akhir-akhir jatuh tempo," kata Adnan, Jumat (11/8).

Dikatakan Adnan, kebiasaan masyarakat untuk membayar pajak PBB jelang jatuh tempo pajak pada 30 September ini. Sehingga ia pun optimis hingga jatuh tempo target PBB akan tercapai.

Menurutnya, selama ini memang masyarakat cenderung membayar pajak saat Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) diberikan. Padahal sebenarnya sebelum SPPT diberikan, warga sudah bisa melakukan pembayaran.

"PBB ini merupakan salah satu diantara beberapa sektor andalan kita. Namun sektor lain sudah mencapai target yang ditetapkan," jelasnya.

Berbeda dengan PBB, sektor pajak yang paling banyak menyumbang PAD yakni pajak penerangan jalan. realisasinya sudah mencapai 70 persen dari target yang ditentukan yakni Rp17 miliar. Begitu juga dengan pajak BPHTB dengan target Rp13 miliar sudah mencapai target 2017.

"Kedepan untuk mempermudah pembayaran pajak, kita akan buat sistem online. Diharapkan dengan sistem ini masyarakat lebih mudah membayar pajak," ujarnya kembali.

Ditambahkan Adnan, pihaknya secara kontiniu melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh wajib pajak. Bentuk sosialisasi ini pun beragam, baik bekerjasama dengan kecamatan, kelurahan hingga kepala lingkungan.

"Kita harus merubah maindset masyarakat agar membayar pajak bukan beban ekonomi di masyarakat. Melainkan kewajiban. Semua demi pembangunan Kota Tanjungpinang," pungkasnya. (rco)

Share