Jumat11242017

Last update05:00:00 AM

Back Tanjungpinang Sabu 173 Gram Disimpan di Celana Dalam

Sabu 173 Gram Disimpan di Celana Dalam

narkoba bcKurir Narkoba dari Malaysia

TANJUNGPINANG (HK)- Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 173 gram dari Malaysia digagalkan petugas Bea dan Cukai di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Selasa (12/9) sekitar pukul 11.45 WIB. Pelakunya, Hendra (27) pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menyembunyikan sabu di celana dalam yang dipakainya.

Tersangka Hendra saat itu baru tiba dari Pelabuhan Setulang Laut, Malaysia menggunakan kapal Fery MV Sentosa 9. Saat hendak melewati pintu pemeriksaan, petugas mencurigai gerak- gerik pelaku yang tampak tergesa-gesa atau tidak tenang.

Selanjutnya pelaku bersama barang bawaannya diperiksa pada pos pemeriksaan Bea Cukai di pelabuhan tersebut. Pada tas pelaku, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba. Pemeriksaan dilanjutkan di bagian tubuh tersangka dan ditemukan empat  paket sabu yang dibungkus plastik menggunakan lakban dan diselipkan dalam selangkangannya.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan  petugas kita di lapangan, ternyata ditemukan barang yang mencurigakan dan diduga narkotika jenis sabu yang dikemas dalam empat paket di celana dalam yang digunakannya," ucap Kepala KPPBC Tanjungpinang, Duki Rusnadi, kemarin.

Terhadap temuan barang tersebut, kata Duki, pihaknya mengamankan yang bersangkutan sembari melakukan koordinasi dengan jajaran Satres Narkoba Polres Tanjungpinang, guna melakukan pengembangan lebih lanjut.

"Berdasarkan pengakuan tersangka H (Hendra), barang tersebut akan dibawa ke Lombok atas suruhan salah seorang rekannya warga Malaysia berinisial D," ucap Duki.

Guna pemeriksaan lebih lajut, kata Duki, pihakya dibantu anggota Satres Narkoba Polres Tanjungpinang membawa tersangka ke Rumah Sakit Angkatan Laut guna menjalani pemeriksaan (Ronsen) terhadap tubuh yang bersangkutan.

"Hal ini untuk mengetahui atau memastikan, apakah ada barang diduga jenis narkotika lain yang ditelan tersangka tersebut," ungkap Duki didampingi Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardianto Tedjo Baskoro dan Waka Polres Tanjungpinang Kompol Andy Rahmansyah serta pejabat KPPBC Tanjungpinang lainnya

Perbuatan tersangka H tersebut, lanjut Duki, telah melanggar Pasal 102 huruf (e) UU Nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan. Yakni menyembunyikan barang impor berupa Methamphetamine (Sabu) secara melawan hukum (penyelundupan) dan/atau mengimpor Psikotropika Golongan II sebagaimana dimaksud Pasal 118 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2008 tentang Narkotika.

Di tempat yang sama Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardianto Tedjo Baskoro berjanji  terus melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap pengungkapan kasus narkoba tersebut. "Kita segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pengungkapan kasus ini," janji Ardianto. (nel)

 

Share