Selasa04242018

Last update05:00:00 AM

Back Tanjungpinang KIA Dokumen Administrasi bagi Anak

KIA Dokumen Administrasi bagi Anak

TANJUNGPINANG (HK) - Kartu Identitas Anak (KIA) di Provinsi Kepri hingga kini masih masih bertahap diterapkan di setiap kabupaten dan kota  di Provinsi Kepri.

KIA ini merupakan kartu identitas diri anak yang berusia 0 hingga 17 tahun sebagai salah satu dokumen resmi Administrasi bagi anak. "Saat ini baru dua daerah di Kepri yang telah menerapkan KIA ini untuk anak usia 0-17 tahun," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kependudukan Sipil Provinsi Kepri Sardison, kemarin.

Ia mengungkapkan untuk Provinsi Kepri penerapan KIA ini sudah dilakukan sejak 2016 lalu dengan kota Tanjungpinang sebagai kota percontohan penerapan KIA ini. "Namun, baru diluncurkan pada 2017 lalu, dan kabupaten Natuna sebagai daerah percontohan KIA 2017. Untuk tahun ini, belum tau daerah mana yang ditargetkan menjadi percontohan KIA ini," ungkap Sardison.

Menurutnya, ketiga daerah lainnya di Provinsi Kepri seperti Batam, Karimun dan Lingga berpotensi menjadi daerah percontohan untuk penerapan KIA tahun 2018 Provinsi Kepri. "Apalagi jika melihat jumlah cakupan kartu lahir anak di tiga daerah tersebut cukup besar," ungkap Sardison.

Dikatakan, sebelumnya pemerintah pusat telah menargetkan setiap anak di Indonesia memiliki KIA ini pada 2019 mendatang. "Sehingga kita terapkan berkala, jadi orang tua dapat mengurus pengurusan KIA dan Akte Kelahiran, setelah lahir anak pada daerah yang telah menerapkan KIA ini," katanya.

Sardison mengungkapkan banyak kegunaan dari KIA ini, salah satunya sebagai dokumen resmi anak dalam mengurus administrasi anak lainnya seperti untuk daftar sekolah, bimbingan belajar, hingga kepengurusan layanan publik lainnya yang melibatkan anak usia 0 hingga 17 tahun. (efr)

 

Share