Jalur Karimun – Kukup Segera Normal

Karimun (HK) – Terganggunya jalur pelayaran Karimun – Kukup, Malaysia sejak Agustus 2018 sampai April 2019 segera teratasi.

Hal itu disampaikan Seven Roni Sianturi, SH Kurator Pengadilan. Ia menerangkan bahwa pada Senin (3/2), perwakilan KSOP Tanjung Balai Karimun sudah datang menemui Kurator di Medan yang sebelumnya sudah menemui hakim pengawas.
“Kami Tim Kurator akan berupaya secara maksimal agar pemberesan atas perkara pailitnya Penaga Timur SDN BHD dapat diselesaikan secara cepat dan efisien, sehingga jalur pelayaran Karimun – Kukup ini bisa kembali normal. Tentunya masyarakat pengguna jasa pelayaran tidak terlalu lama menikmati kondisi ini,” jelas Roni saat dikonfirmasi Rabu (4/4).

Roni menyampaikan, sesuai hasil sementara koordinasi KSOP yang terlebih dahulu sudah menemui hakim pengawas, pihaknya bersama hakim pengawas tengah menyiapkan seluruh rangkaian pemberesan perkara yang merupakan kewenangan kurator sesuai dengan Undang – undang No. 37 Tahun 2004 dan Penetapan Hakim Pengawas Nomor: 6/HP/11/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Niaga Mdn tertanggal 11 Oktober 2018 pada point 5 (lima) yang berbunyi; Memerintahkan kepada Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tg Balai Karimun untuk berkoordinasi dengan Kurator yang telah di tunjuk oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan.

“Jadi putusan hukumnya sudah jelas dan tegas , karenanya tidak boleh ada pihak-pihak manapun yang beraktifitas tanpa persetujuan Kurator walaupun hubungan mereka di wilayah yurisdiksi Malaysia,“ tegas Roni.

Ia menambahkan, pemberhentian jalur pelayaran Karimun-Kukup di bawah pengurusan Penaga Timur SDN BHD atas putusan pailit PKPU Nomor 11/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Niaga Mdn tanggal 27 Agustus 2018 telah disampaikan kepada Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan pada tanggal 11 Desember 2018 yang lalu.
Kurator juga telah mengirimkan Surat Resmi ke KBRI di Malaysia serta sudah berdiskusi dengan Direktur UPEN (Unit Perancang Ekomomi Negeri) Johor Malaysia yang merupakan lembaga pemerintah pemegang konsesi pelabuhan Kukup.

“Debitur dalam hal ini Penaga Timur SDN BHD demi hukum kehilangan haknya untuk menguasai dan mengurus kekayaannya yang termasuk dalam harta pailit, sejak tanggal putusan pernyataan pailit diucapkan oleh karena itu sepenuhnya beralih di bawah pengawasan dan pengurusan Kurator yang di angkat Pengadilan,” tegas Roni.

Roni juga menyampaikan, Kurator juga tidak berminat menanggapi ada nya upaya dari pihak-pihak tertentu yang mencoba menekan KSOP Tanjungbalai Karimun untuk menutup semua aktifitas pelayaran Karimun-Kukup. “Mohon maaf kami tidak berminat menanggapi soal itu. Untuk sementara kami fokus aja kepada penyelesaian pokok permasalahan agar bisa cepat selesai,” ujar Roni. (hhp)