Pedagang Mengeluh Harga Bawang Mahal

ILUSTRASI

JAKARTA (HK) – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar operasi pasar untuk produk bawang merah dan bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.

ILUSTRASI

Upaya ini dilakukan untuk menstabilkan harga keduanya yang terus melonjak di pasaran.

Kenaikan harga ini turut dikeluhkan seorang pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Manulang. Dia mengatakan, harga jual bawang putih terus naik sejak beberapa pekan terakhir.

“Sekarang harganya Rp 30.000 (per Kg), sudah semingguan. Sebelumnya macam-macam. Pernah Rp 10.000, (pekan) kemarin Rp 20.000,” ungkap dia kepada Liputan6.com, Jumat (5/4).

Dalam 1 Kg stok bawang putih dari pihak bandar diberi harga Rp 28.000, atau lebih murah Rp 2.000.

Ungkapan senada dilontarkan Yeni (27), seorang pendagang bawang merah di pasar yang sama. Menurut kabar yang didapatkannya, produksi bawang merah saat ini memang sedang tipis.

“Sekarang lagi Rp 35.000 (per kg). Sudah mau dua minggu. Pernah paling Rp 15.000, terus Rp 25.000. (Penyebabnya?) Kurang tahu sih. Kalau kedengarannya sih panennya yang berkurang,” jelasnya.

Di sisi lain, seorang pedagang bawang putih bernama Fikri (23) mengucapkan, produk bawang putih bulat selama satu pekan terakhir dijualnya Rp 30.000 per kg. “Dapat dari bandar Rp 25.000, dijual Rp 30.000. Sudah satu mingguan. Sebelumnya bermacam-macam. Bisa Rp 23.000 per kg, Rp 22.000, naik terus,” tuturnya.(sumber:merdeka.com)

(Visited 8 times, 1 visits today)