Bahasa Arab Diusulkan Masuk Kurikulum Nasional

Ma'ruf Amin, mengunjungi pondok pesantren Atthohiriyah, Cilegon, Serang, Banten, Sabtu (6/4).Foto:merdeka.com

Pimpinan Pesantren Usul ke Jokowi

CILEGON (HK) – Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin, mengunjungi pondok pesantren Atthohiriyah, Cilegon, Serang, Banten, Sabtu (6/4).

Ma’ruf Amin, mengunjungi pondok pesantren Atthohiriyah, Cilegon, Serang, Banten, Sabtu (6/4).Foto:merdeka.com

Ma’ruf dititipkan sebuah pesan oleh pimpinan pondok pesantren Atthohiriyah Banten, KH Ulfi Zaini Thohir, agar disampaikan ke Jokowi.

KH Lutfi menyampaikan supaya bahasa Arab bisa dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan tingkat nasional. Sebab, Ulfi menjelaskan, bahasa daerah saja sudah masuk kurikulum. Makanya dia sarankan supaya bahasa Arab yang merupakan bahasa internasional dan bahasa Alquran, bisa masuk ke dalam kurikulum nasional.

“Bahasa daerah kok bisa masuk di kurikulum nasional, mengapa ada bahasa yang tersohor, bahasa Arab, tolong sampaikan kiai Ma’ruf ke Pak Jokowi, bahasa Alquran mudah-mudahan masuk ke kurikulum nasional,” ujarnya kepada Ma’ruf saat silahturahmi akbar di Ponpes Atthohiriyah, Serang, Banten, Sabtu (6/4)

Dalam kunjungan ini, Ma’ruf juga meresmikan sekolah pertama (SMP) plus 30 juz Alquran Atthohiriyah. Secara resmi, Mustasyar PBNU itu melakukan pengguntingan pita. Peresmian ini disertai dengan pembacaan doa oleh Ma’ruf.

Sebelum meresmikan SMP, Ma’ruf berziarah ke Makam Abuya KH Muhammad Thohir, pendiri Pondok Pesantren Atthohiriyah Banten. Dia didampingi kiai penerus Abuya Thohir, yaitu KH Murtadho dan KH Hidayatuddin Amin, dan KH Muhtadi Zaini Thahir.(sumber:merdeka.com)

(Visited 1 times, 1 visits today)