Gelar Razia Polisi Temukan WN Singapura Bersama Terapis Sexy

Foto : Anggota Polres Tanjungpinang saat melakukan razia di sejumlah hotel di Tanjungpinang/Aspanel

Foto : Anggota Polres Tanjungpinang saat melakukan razia di sejumlah hotel di Tanjungpinang/Aspanel

TANJUNGPINANG (HK)- Dalam rangka cipta kondisi dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat jelang Pemilu jajaran Polres Tanjungpinang menggelar razia di sejumlah hotel dan wisma di Tanjungpinang.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie SH MH didampingi Kasat Sabhara AKP Darmin, S.Sos dan beberapa anggota Polres Tanjungpinang dengan memilih lokasi yang dianggap rawan tempat bersembunyi para pelaku kejahatan.

Hotel pertama yang didatangi adalah Hotel Karas di Jalan Usman Harun, Teluk Keriting. Kecamatan Tanjungpinang Barat sekitar pukul 22.00 WIB. Polisi lebih dulu menyampaikan tujuan kegiatan yang dilakukan kepada petugas hotel tersebut, kemudian memeriksa buku tamu untuk mengecek indentitas tamu yang menginap.

Dari laporan petugas hotel tersebut menyebutkan, bahwa kamar rata-rata penuh disewa tamu yang berasal dari pulau maupun daerah lainnya. Namun pada saat itu. hanya beberapa tamu yang masih berada dalam kamar dan sebagian besar sedang berada diluar keperluan lain.

Terhadap keterangan tersebut. sejumlah anggota Polisi dan Polwan hanya mendatangi kamar yang sedang di isi tamunya. dengan lebih dulu mengetuk pintu kamar yang dituju. Namun dari pengecekan identitas maupun isi kamar tamu hotel tersebut, tidak didapati hal yang mencurigakan.

Usai melakukan pemeriksaan, sejumlah petugas Polisi meminta maaf jika kedatangan mereka mengganggu, Namun ungkapan itu dapat dimaklumi oleh sejumlah tamu hotel.

Dari Hotel Karas, Polisi melanjutkan operasi Cipkon ke Hotel Panorama, tidak jauh dari lokasi pertama. Pada Hotel ini, juga didapati sejumlah kamar penuh telah disewa tamu, namun hanya sebagian yang tengah berada dalam kamar.

Salah satu kamar yang didatangi petugas pada hotel ini, didapati seorang warga negara Singapura bersama seorang wanita tukang pijit berpakaian seksi. Saat digeladah, Polisi menemukan kondom yang disembunyikan dalam tas wanita pemijit tersebut.

Kendati demikian, Polisi tidak menemukan adanya hal yang mencurigakan berkaitan dengan Operasi Cipkon tersebut. Kemudian, wanita sang pemijit langsung bergegas keluar kamar hotel sembari pergi dengan gojek yang dipesannya.

Efendri Alie menjelaskan, tujuan kegitan operasi tersebut sebagai salah satu upaya antisipasi terjadinya tidakan kriminalitas dari pelaku kejahatan, terutama yang datang dari luar daerah dengan memanfaatkan beberapa hotel dan wisma sebagai tempat menginap mereka.

“Operasi ini akan terus kita lakukan hingga 17 April nanti. Harapan kita, pelaksanaan Pemilu, khususnya di Tanjungpinang dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang ini. (nel).

(Visited 67 times, 1 visits today)