Jabatan Kadis PU Sepi Pelamar

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) KKA Linda Maryati saat memberi keterangan di ruang kerjanya.Foto: Yudi/Haluan Kepri

Jabatan Staf Ahli Jadi Primadona

ANAMBAS(HK)-Jabatan Kepala Dinas Perkerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) menjadi momok menakutkan di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Pasalnya hingga update terakhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang dibuka pemerintah daerah baru 1 pelamar yang mengajukan diri.

Uniknya dari tiga jabatan yang dilakukan open biding, jabatan staf ahli malah menjadi primadona yakni 7 orang pelamar, dan Jabatan Kepala Balitbangpeda 2 orang pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) KKA Linda Maryati mengatakan, dari update pertanggal 5 April 2019 pukul 16.46 WIB terdapat 10 orang yang mendaftar.

“Baru 10 orang yang mendaftar, yakni formasi Staf Ahli 7 orang, Kepala Balitbangpeda 2 orang dan Kepala Dinas PUPR 1 orang,” ungkap Linda, Minggu (7/4).

Hal ini kata dia, membuat panitia terpaksa memperpanjang waktu pendaftaran. Hal ini dilakukan dalam rangka memperluas kesempatan bagi Pegawai Negeri sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi.

Ia melanjutkan, pendaftaran seleksi yang semula berakhir pada tanggal 5 April 2019 diperpanjang menjadi 16 April 2019.

“Kita melakukan perpanjangan masa pendaftaran sampai dengan 16 April 2019 mendatang, dengan penambahan waktu ini diharapkan pelamar akan lebih banyak lagi,” jelasnya.

Kepala Badan menambahkan, surat lamaran berserta laporannya baik itu hardcopy maupun softcopy pelamar diserahkan langsung kepada Pantia seleksi terbuka di kantornya BKPSDM untuk yang berada di Anambas.

“Sedangkan untuk pelamar yang berada di luar dapat mengirimkan softcopy lamaran melalui email [email protected] dan hardcopy dapat diantarkan langsung atau melalui kuasa yang dibuktikan dengan surat kuasa,” bebernya.

Untuk tahapan seleksinya sambung Linda, yang pertama itu seleksi administrasi dan rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas, kemudian dilaksanakan tes kompetensi managerial dan terakhir kompetensi teknis dan sosial kultural, yang terdiri dari penulisan makalah, persentasi, dan wawancara akhir.

Ia menambahkan, untuk pantia seleksi (Pansel) diketuai langsung Profesor DR Kirmizi Ritonga yang merupakan seorang akademisi, sedangkan anggotanya antara lain yakni Samsul Bahrum dari Provinsi Kepri, lalu kemudian Praktisi hukum yakni Johari,SH, dan dari pemerintah daerah yakni Sekretaris Daerah Sahtiar dan Asisten III Yendi.

“Peserta seleksi nanti harus mampu meyakinkan Pansel dengan kemampuannya untuk terpilih menduduki jabatan-jabatan strategis yang masih lowong,” jelasnya.

Linda juga membantah isu yang berkembang bahwa seleksi tersebut hanya formalitas saja. “Saya tegaskan bahwa seleksi terbuka yang dilaksanakan ini benar-benar murni dan yang akan terpilih nanti merupakan yang terbaik dan mampu menakhodai dinas yang akan dipimpinnya,” tutupnya.(yud)

(Visited 10 times, 1 visits today)