Bawaslu Anambas Cium Aroma Politik Uang

Liber Simare Mare, Komisioner Bawaslu Bidang Pengawasan.Foto :Yudi/Haluan Kepri

ANAMBAS(HK)-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mencium aroma politik uang (Money Politic) yang diduga dilakukan dengan oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April yang akan datang.

Liber Simare Mare, Komisioner Bawaslu Bidang Pengawasan yang dikonfirmasi mengakui, pihaknya telah mendapatkan informasi awal terkait hal itu. Namun demikian belum dapat diambil tindakan, tapi dengan informasi yang diperoleh tersebut pihaknya saat ini lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan.

“Karena ini baru informasi awal, jadi kita belum dapat melakukan investigasi, namun pengawasan sudah semakin diperketat,”tegas Mare, Senin (8/4).

Ia juga membantah adanya isu yang beredar di lapangan yang mengatakan Bawaslu menangkap tangan pelaku money politic di salah satu tempat.

“Isue itu entah siapa yang melempar, namun memang ada masyarakat yang menghubungi dan mempertanyakan kebenaranya. Untuk meluruskan saya sampaikan Bawaslu dan jajaran sampai saat ini belum ada menangkap tangan politik uang,” tegasnya.

Mare melanjutkan, hal semacam ini sangatlah sensitif, untuk itu masyarakat dihimbau untuk tidak mudah percaya dengan isue-isue yang belum benar adanya, apalagi sampai terpancing dengan Isue tersebut.

Ia tidak menampik apabila sudah ada masyarakat yang telah melaporkan dugaan money politics yang akan dilakukan oleh salah satu oknum caleg.

Bahkan dari laporan tersebut Bawaslu langsung menindak lanjutinya, bahkan telah ada dua rumah yang telah menjadi suspect dan saat ini sedang dalam pengawasan ketat.

“Suspect memang sudah ada, berdasarkan laporan dari masyarakat, sayangnya yang menjadi permasalahan itu adalah sipelapor ini tidak mau dijadikan saksi,” sesalnya.

Usaha yang dilaksanakan pihaknya untuk menghadirkan Pemilu bersih saat ini tambah dia, adalah dengan melakukan patroli pengawasan yang akan dimulai dari masa tenang kampanye, hal ini sesuai dengan instruksi langsung Bawaslu RI. Selain itu juga akan melibatkan Pramuka dalam pengawasannya.

“Saya mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk sama-sama melakukan pengawasan, dan jangan takut segera laporkan apabila terjadi kecurangan,”
katanya.(yud)

(Visited 2 times, 1 visits today)