Logistik Pemilu Segera Didistribusikan

KARIMUN (HK)-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun segera mendistribusikan logistik pemilu ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS). Pendistribusian logistik untuk di luar Pulau Karimun, seperti Kundur, Moro, Buru dan Durai akan dilaksanakan pada 13 April mendatang. Sementara, untuk Pulau Karimun Besar pada 15 April 2019.

Alur pendistribusian logistik pemilu tersebut dimulai dari gudang logistik KPU yang berada di eks Pub Alpacino di kawasan Kapling, Kecamatan Tebing. Dari gudang KPU, logistik kemudian dibawa ke Pelabuhan Bea Cukai Karimun yang berada di Tanjungbalai Karimun. Logistik tersebut diangkut menggunakan kapal kayu.

Sebelum proses pendistribusian dilakukan, KPU Karimun terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bawaslu, TNI dan Polri terkait teknis pengamanan logistik hingga sampai ke TPS. Bawaslu, TNI dan Polri menjamin pendistribusian logistik tersebut sampai dengan aman hingga ke seluruh TPS yang ada di Karimun.

“Pendistribusian logistik pemilu segera kami lakukan, untuk luar Pulau Karimun akan dilaksanakan pada tanggal 13 April. Logistik tersebut didistribusikan menggunakan kapal kayu dari pelabuhan Bea Cukai di Tanjungbalai Karimun, terus dibawa ke luar pulau Karimun. Sementara, untuk Pulau Karimun pada tanggal 15 April 2019,” ungkap Ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko.

Kata Eko, untuk pengamanan logistik agar aman sampai ke seluruh TPS yang tersebar di seluruh Kabupaten Karimun, pihaknya sudah bekerja sama dengan TNI-Polri. Bukan hanya saat pendistribusian, logistik sudah diamankan sejak sampai di Karimun, kemudian disimpan di gudang KPU.

“Kita sudah mengantisipasi soal keamanan logistik pemilu ini. Untuk kotak surat suara agar aman, sudah dilapisi dengan plastik.

Selama pendistribusian hingga sampai di TPS dikawal ketat oleh TNI dan Polri. Begitu juga begitu sampai di TPS, juga dijaga dengan ketat hingga sampai hari H,” ujar Eko.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Karimun, Nurhidayat menambahkan, Bawaslu memiliki tugas untuk melakukan pengawasan sejak awal proses tahapan pemilu, yang dijalankan oleh KPU. Termasuk salah satunya dalam tahapan pengawasan logistik. Sejak awal logistik datang, Bawaslu sudah melakukan pengawasan secara ketat.

“Jadi di gudang KPU itu, apa yang mereka kerjakan kami awasi. Kalau sedikit saja terjadi pergerakan di gudang logistik kami tidak tahu, maka kami akan segera panggil KPU. Begitu juga soal pendistribusian hingga ke bawah, tentu saja akan dicocokkan dengan jumlah pemilihan dan prosedur proses pemungutan dan penghitungan suara hingga sampai kembali lagi,” ujar Nurhidayat. (ham)

(Visited 3 times, 1 visits today)