Dua Traffic Light Rusak di Batuaji Lalu Lintas Kacau Balau

Kendaraan tak beraturan di salah satu persimpangan jalan yang sedang mati lampu. DEDI/HALUAN KEPRI

BATUAJI (HK) — Dua titik lampu pengatur jalan (traffic light) di wilayah Batuaji, masing-masing di Simpang Tobing dan Simpang Fanindo, mengalami kerusakan. Akibatnya, lalu lintas di dua persimpangan ini kacau balau karena pengendara ingin melintas lebih awal tanpa bergantian.

Sehingga lalu lintas arah simpang Kampung Becek atau menuju kantor Lurah Sei Binti, Sagulung menjadi kacau, apalagi jalan dipersimpangan itu padat kendaraan. Tak hanya itu, arus lalu lintas menuju Batuaji ke Sekupang juga menjadi sembraut.

Selama ini keberadaan traffic light di Simpang Tobing menjadi vital karena merupakan simpangan tiga, yang mengatur jalan menuju Sekupang, jalan menuju SPBU Paradise atau ke Aviari dan jalan menuju Simpang Base Camp dan juga sebaliknya.

“Ini persimpangan (Simpang Tobing, red) yang ramai, dan selama sering terjadi kecelakaan. Kita khawatir akan jatur korban kalau dibiarkan tanpa traffick light,” ungkap Remon, salah seorang warga yang kebetulan tinggal di sekitar simpang tersebut.

Yang parahnya lagi, lanjutnya, traffic ligh menuju Sekupang padam total (merah, kuning dan biru) dan sudah berlangsung lama. Sedangkan yang jalan menuju Kampung Becek hanya lampu merah tak nyala lagi sementara lampu hijau masih berfungsi.

“Traffic light menuju Sekupang itu sudah lama tak berfungsi. Kalau yang di simpang Fanindo hanya lampu merahnya tak berfungsi. Sedangkan lampu hijau berfungsi seperti biasanya,” kata Hasan, warga Batuaji yang juga pengguna jalan, Senin (8/4) siangnya.

Jhonson, warga lainnya mengatakan, lampu merah yang di simpang Tobing itu yang rawang kecelakaan, terlebih di malam hari. Akibatnya, tidak hanya gangguan lalu lintas tetapi juga rawan penjambretan.

“Kalo bisa secepatnya lah diperbaiki yang di simpang Tobing itu. Pasalnya di malam hari sudah tak nampak lagi dimana lampunya. Apalagi disana juga agak seram dikarenakan lampu jalan juga tak ada,” ujarnya berharap.

Oleh karna itu, warga disana dan pengguna jalan meminta agar pihak terkait yaitu Dinas Perhubungan Batam segera memperbaiki traffic light yang rusak tersebut.

Kadishub Kota Batam, Rustam Effendi, yang dimintai tanggapannya mengatakan bahwa setiap hari timnya keliling Kota Batam untuk memantau langsung traffic light yang rusak atau yang perlu pembenahan, hanya saja mungkin belum melihat adanya kerusakan.

“Tanpa kerusakanpun kita turun tiap hari, apalagi setelah mendapatkan laporan kita akan segera turun,” ujar Rustam menanggapi kondisi tersebut. (ded)