Smartfren Layani Masyarakat Anambas Bulan Mei

INILAH salah satu tower Moratelindo di Teluk Buluh yang akan digunakan operator Smartfren guna melayani warga Anambas. Foto : Yudi/Haluan Kepri

ANAMBAS(HK)- Moratelindo telah membangun tower di empat titik yang akan dimanfaatkan operator Smartfren dalam melayani akses telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) khususnya di kota Tarempa dan sekitarnya.

Rani W Thiflana, Project Manager Moratelindo mengatakan, empat lokasi yang dibangun tower tersebut antara lain yakni, di Bukit Tengkorak, Jalan Telok Bulu, Antang Pasir Merah, dan Pasir Peti.

“Khusus untuk tower yang dibangun di Pasir Peti untuk mengkaper Signal bagi masyarakat dusun,” ujar Rani, Selasa (9/4).

Ia mengakui, apabila terjadi keterlambatan dalam pembangunan tower tersebut. Hal ini menurut dia, disebabkan di lokasi pembangunan tower terdapat batu besar yang mengakibatkan makan waktu dalam pemecahannya.

“Untuk di daerah Bukit Tengkorak itu makan waktu tiga bulan, sedangkan di daerah Kantor Bupati (Pasir Peti-red) itu dua setengah bulan,” urainya.

Kendati demikian lanjut Wanita Berjilbab itu, pihaknya tetap menargetkan pada akhir April 2019 mendatang semua dapat terselesaikan.

“Saat ini untuk tower di daerah Teluk Buluh dan Pasir Merah itu tower sudah berdiri dan tinggal memagarinya saja, sedangkan dua lainnya masih dalam tahap pondasi,” bebernya.

Ia menyampaikan, untuk tower di Bukit Tengkorak lebih tinggi yakni mencapai 72 Meter sedangkan tiga tower lainnya setinggi 52 Meter.

Rani menambahkan, diperkirakan pada Bulan Mei mendatang smartfren akan mulai beroperasi di Anambas dengan fasilitas layanan 4G, karena operator tersebut langsung terkonek dengan Palapa Ring Barat (PRB).

Disinggung, apakah pihak Moratelindo juga akan membangun tower di dua Pulau besar yakni Pulau Jemaja dan Pulau Palmatak, Rani mengungkapkan, saat ini pihaknya masih fokus di Kecamatan Siantan, namun ia berjanji kedepan juga akan membangun di dua pulau tersebut.

“Satu tower yang dibangun itu dapat digunakan tiga operator, yang sudah pasti menggunakan saat ini adalah smartfren,” tukasnya.

Sementara itu Leo Bagian Regulasi dan Site Acquitision Moratelindo mengatakan, Moratelindo merupakan penyedia tower yang akan ditawarkan kepada operator.

Terkait dengan pembangunan Tower di Kecamatan Jemaja, jelas dia, direncanakan tiga atau empat bulan kedepan hal itu baru dapat dilaksanakan.

“Saat ini masih proses, dan ada mekanisme yang harus dijalani untuk pembangunan tower,”tuturnya.

Ia menegaskan, saat ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Bandara untuk pemasangan Tower di Kecamatan Jemaja. Hal ini dikarenakan lokasi tower tersebut tidak sampai lima Kilo Meter dari Bandara Letung.

“Jadi harus ada rekomendasi dulu dari Bandara, karena ini berkaitan dengan pemesanan material pembangunan tower,” katanya.(yud)

(Visited 3 times, 1 visits today)