BPN Serahkan 2.000 Sertifikat Tanah Warga Kundur

KARIMUN (HK)-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kepri menyerahkan 2.000 sertifikat tanah secara gratis melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kecamatan Kundur, Kundur Utara dan Kecamatan Durai di halaman Balai Pemuda Kundur, Rabu (10/4).

Sertifikat tanah gratis tersebut secara simbolis diserahkan kepada 10 warga Kundur oleh Kakanwil BPN Kepri Asnawati, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, anggota Komisi II DPR RI, Dwi Ria Latifa dan Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Kakanwil BPN Kepri, Asnawati dalam kesempatan itu mengatakan, pada 2019 ini BPN akan menyerahkan 8.380 sertifikat tanah bagi
masyarakat Kabupaten Karimun. Untuk tahap awal, akan diserahkan sebanyak 2.000 sertifikat bagi masyarakat Kecamatan Kundur, Kundur Utara dan Durai.

“Pada tahun 2018 lalu, Kabupaten Karimun mendapatkan target peta bidang tanah sebanyak 15.000 bidang. Sementara, target sertifikat hak atas tanah utk PTSL sebanyak 13.200 bidang. Dari jumlah itu, yang sudah terealisasi sebanyak 87,80 persen,” ungkap Asnawati.

Menurut dia, kegiatan PTSL merupakan salah satu program prioritas di Kementerian ATR/BPN yang bertujuan melaksanakan pendaftaran atau pemetaan bidang-bidang tanah di seluruh Indonesia secara lengkap dan sistematis. Kegiatan itu dilaksanakan ASN BPN dan pihak ketiga sebagai mitra kerja BPN.

“Di Kepri, dari 756.256 bidang tanah, yang sudah terdaftar 546.376 bidang atau 72,06 persen. Selebihnya, 211.880 bidang yang belum terdaftar. Dari capaian target selama dua tahun terakhir dan terlaksana capaian target 2019. Maka hanya butuh waktu 3 tahun lagi atau pada 2023, seluruh bidang tanah di Kepri terdaftar,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPR RI, Dwi Ria Latifa mengatakan, program sertifikasi tanah secara gratis kepada masyarakat merupakan program presiden secara nasional. Kehadirannya pada saat pembagian sertifikat gratis itu karena posisinya sebagai anggota Komisi II DPR RI yang merupakan mitra kerja dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional.

“Kehadiran saya di sini sebagai anggota Komisi II DPR RI yang menjadi mitra kerja dari ATR/BPN yang membidangi persoalan sertifikasi tanah. Dalam setiap rapat dengan Komisi II, kita selalu mendorong supaya sertifikasi ini betul-betul dilaksanakan sesuai dengan program presiden. Alhamdulillah, Kepri salah satu daerah yang diprioritaskan,” ungkap Dwi Ria Latifa.

Kata politisi yang kerap disapa Ria ini, pada saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Batam pada 6 April 2019 lalu adalah sertifikasi untuk kampung tua di Batam. Sebagai mitra kerja Menteri ATR/BPN, dirinya berharap agar program tersebut betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Artinya, negara hadir untuk masyarakat dan semoga program tersebut terus berlanjut.

Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama dengan Kanwil BPN Kepri dan Karimun yang telah memprakarsai penyerahan 2.000 sertifikat gratis kepada masyarakat Kundur, Kundur Utara dan Durai.

Menurut dia, Pemkab Karimun juga menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). (ham)

(Visited 4 times, 1 visits today)