Dua Spesialis Curanmor Diringkus

(.asfanel/haluankepri.com.jpg)

(.asfanel/haluankepri.com.jpg)

TANJUNGPINANG (HK) – Dua tersangka spesialis tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Nurmansyah alias Man (32) dan Supriyadi alias Gepeng (39), diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Tanjungpinang bersama 7 unit sepeda motor sebagai barang bukti hasil kejahatan mereka di wilayah hukum Polres Tanjungpinang dan Bintan baru-baru ini.

“Kedua tersangka ini juga merupakan resedivis kasus pencurian dan narkoba. Keduanya kita tangkap di warung jl Gudang Minyak, Kilometer 2 Tanjungpinang, pada Selasa 9 April 2019 sekira pukul 20.00 WIB,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Efendri Alie didampingi KBO Reskrim, Iptu Edi Edrianis, Jum’at (12/4)

Efendri Alie menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal adanya laporan pihak korban atas nama Taufik Zulfikar atas kehilangan sepeda motor kesayangannya merk Yamaha Vixion warna merah putih saat diparkir di kawasan jalan Ir Sutami, Suka Berenang, pada 16 Maret 2019.

“Selain laporan korban tersebut, kita juga mendapati laporan Curanmor di wilayah Kabupaten Bintan. Kemudian kita lakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua tesangka bersama 1 unit sepeda motor milik korban yang tengah digunakannya,” ungkap Alie.

Alie menjelaskan, dari hasil pengembangan kasus tersebut, pihaknya kemudian mendapati barang bukti (BB) sebanyak 6 unit sepeda motor hasil kejahatan kedua tersangka di wilayah hukum Polres Tanjungpinang dan Polres Bintan.

“Dari 6 unit sepeda motor barang bukti Curanmor tersebut, satu diantaranya dilakukan di wilayah hukum Polres Tanjungpinang. Sedangkan 5 unit Ranmor lagi, hasil kejahatan mereka di wilayah Kabupaten Bintan. Sedangka 1 unit Ranmor lagi, merupakan milik sa;ah seorang tersangka yang digunakan untuk hasil kejahatanya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang ini.

“Selain 7 unit sepeda motor, kita juga mengamankan barang bukti berupa alat yang digunakan tersangka untuk mencuri berupa Kunci T,” ungkap Alie.

Guna proses hukum lebih lanjut, ucap Alie, pihak telah melakukan koordinasi dengan Polres Bintan untuk dilakukan pengembangan.

“Perbuatan kedua tersangka dapat dijerat sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya (nel)