Pekerja Konstruksi Wajib Punya Sertifikat Kompetensi

(haluankepri.com)

(haluankepri.com)

BATAM (HK) – Kepemilikan sertifikat kompetensi kerja merupakan kewajiban bagi para pekerja konstruksi sebagaimana diatur dalam UU  No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Oleh karenanya, Asosiasi Sumber Daya Manusia Konstruksi Indonesia (Asdamkindo) Kepri selalu mendorong para tenaga kerja konstruksi agar memiliki sertifikasi tersebut.

Pembina DPD Asdamkindo Kepri, Riyanto mengatakan Asdamkindo telah melatih dan memberikan 700 lebih pekerja konstruksi yang sudah mempunyai akreditasi dan bersertifikat.

“Tujuh ratus lebih itu khusus yang melalui Asdamkindo Kepri, karena masih ada lagi asosiasi-asosiasi yang lain dan serupa di Kepri ini,” kata Riyanto, Jumat (12/4) di Hotel Vista, Lubuk Baja pada acara Musyawarah Daerah (Musda) Asdamkindo Provinsi Kepri, dengan tema peningkatan kualitas SDM Kontruksi Kepri sebagai implementasi UU No.2 tahun 2017.

Dijelaskan Riyanto, Musda Asdamkindo Kepri yang kedua ini bukan semata melakukan pergantian pengurus, tapi juga diadakan bimbingan teknis (Bimtek) tentang program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PPKB) yang mengacu kepada amanat Undang-undang (UU) nomor 2 tahun 2017 tentang keprofesionalan Sumber Daya Manusia (SDM) jasa kontruksi.

Kehadiran UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi untuk mengantikan regulasi lama, yakni UU Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, kata dia, akan membuat sudut pandang terkait hal pengaturan konstruksi menjadi semakin berkembang.

Menurut Riyanto, pengurus Asdamkindo kepri telah melakukan akredetasi tenaga-tenaga profesional di Kepri yang berpedoman pada amanat dan sesuai dengan UU yang melaksanakan tugas-tugas dari kontruksi. Baik itu anggarannya dengan menggunakan APBD maupun APBN. (cw64)

 

(Visited 4 times, 1 visits today)