PK NTT Ajukan Penangguhan Penahanan AT

Ketua umum PK NTT Batam, Angelinus (dua dari kiri) bersama jajarannya memberikan penjelasan di Sekretariat PK NTT, Ruko Pasir Putih, Batam Centere.(amir/haluankepri.com)

Ketua umum PK NTT Batam, Angelinus (dua dari kiri) bersama jajarannya memberikan penjelasan di Sekretariat PK NTT, Ruko Pasir Putih, Batam Centere.(amir/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam mengajukan permohonan penangguhan penahanan tersangka Amat Tantoso (AT) yang terjerat kasus penusukan yang dipicu utang piutang yang terjadi di kawasan Barbour Bay Batuampar, beberapa waktu lalu.

“Kita ajukan penangguhannya. Hari ini kita kirim suratnya ke Polresta Barelang,” ungkap Ketua PK NTT Batam, Angelinus di sekretariat PK NTT Ruko Pasir Putih, Batam Centre.

Alasan utamanya, lanjut Angelinus, karena Amat Tantoso merupakan bagian dari keluarga besar PK NTT. Dia duduk sebagai salah satu penasehat PK NTT Batam bersama sederetan tokoh lainnya.

“Pak Amat keluarga kami, menjadi tanggung jawab moril kami untuk mengajukan penangguhannya,” tegas Angelinus didampingi Ketua Harian PK NTT Bali Dalo, Sekum Faizal Ola, serta wakil Ketua Abdul Rahman dan Gaudensius Burhanudin.

Sebagai bagian dari keluarga besar, Angelinus bersama pengurus lainnya mengaku tak akan tinggal diam dengan apa yang menimpa penasehatnya. Terlebih menurutnya awal terjadinya aksi kriminal tersebut dipicu oleh tindakan tidak terpuji dari korban Ong kon Ceng alias Kelvin.

Ditambahkan oleh Ketua Harian PK NTT, Bali Dalo, bahwa penangguhan penahanan terhadap Amat Tantoso dilakukan secara organisasi, yakni dengan mengirimkan surat dan ditandatangani oleh pengurus.

“Ini kebijakan organisasi, karenanya kita mengirim surat secara organisasi,” jelasnya.

Karena organisasi, lanjutnya, pihaknya juga menjamin dan menanggung konsekuensi jika pihak penyidik meminta hal tersebut.

“Kami siap menjamin, karena yang bersangkutan adalah salah satu penasehat kami,” ucapnya lagi.

Selain meminta penangguhan, pihaknya akan mengawal kasus tersebut, termasuk menelusuri sebab akibat terjadinya cek cok yang berujung pembacokan. (ays)

(Visited 4 times, 1 visits today)