Tiga Kali RDPU, PT Global Pratama Indonesia Tidak Pernah Hadir

RDPU Komisi I DPRD Kota Batam bersama warga Melcem yang dipimpin oleh Budi Mardiyanto. (damri/haluankepri.com)

RDPU Komisi I DPRD Kota Batam bersama warga Melcem yang dipimpin oleh Budi Mardiyanto. (damri/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto, menyayangkan managemen PT Global Pratama Indonesia kembali tidak menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk membahas mengenai ganti rugi rumah warga RT 04, RW 05 Melcem, Kelurahan Tanjung Sengkuang Kecamatan, Batu Ampar.

“Ketidakhadirannya membuat persoalan ini tidak bisa diselesaikan,” ucap Budi, Senin (15/4/2019) di ruangan rapat Komisi 1 setelah melaksanakan RDPU dengan warga RT 04, RW 05 Melcem.

Dijelaskan Budi, pihaknya kembali melakukan rapat setelah pemilu nantinya. Jika rapat selanjutnya pihak perusahaan itu kembali tidak hadir rapat, maka DPRD Kota Batam akan mengambil kebijakan sesuai aturan yang ada.

“Apabila tidak hadir, ada indikasi kesengajaan berarti tidak ada niat baiknya untuk menyelesaikan permasalahannya dengan masyarakat. Untuk itu kami akan mengambil langkah yang lebih kongkrit,” ujarnya.(cw/64)