Empat TPS di Anambas Gelar PSU

BUPATI KKA Abdul Haris, SH, Ketua KPUD Jupri Budi, dan Kapolres Kepulauan Anambas saat rapat koordinasi Pemilihan Suara Ulang (PSU). Foto : Fathurahman/Haluan Kepri[/caption]

ANAMBAS(HK)-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) akan menggelar Pemilihan Suara Ulang (PSU) pada tanggal 27 April 2019 mendatang.

Pasalnya Panwascam mengusulkan sebanyak empat Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk dilakukan PSU.

Jupri, Budi Ketua KPUD KKA mengatakan, PSU dilksanakan didua TPS dikecamatan Siantan yakni TPS 11 Kelururahan Tarempa dan TPS 3 Desa Tarempa Timur, dan dua TPS dikecamatan Jemaja Kelurahan Letung yakni TPS 1 dan TPS 8.

“Insya Allah pelaksanaanya pada tanggal 27 April dengan pertimbangan transportasi baik itu saat menjemput logistik dan mendistribusikannya,’ujar Budi, Minggu (21/4).

Ia mengungkapkan, salah satu penyebab terjadinya PSU akibat informasi yang salah dimedia sosial yang disebarkan. Dalam informasi tersebut dinyatakan pada keputusan MK bahwa warga negera bebas memilih di seluruh TPS yang ada di wilayah Indonesia.

Hal ini lanjut dia, membuat KPPS ragu, apalagi sempat ada ancaman apabila tidak diperbolehkan memilih maka akan di pidana.

“Pemilih tersebut tidak membawa persyaratan yang sesuai dengan aturan dan hanya membawa KTP elektronik untuk memilih,” jelasnya.

Kendati demikian tambah dia, pemilihan suara tersebut tidak seluruhnya hanya DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Pilpres untuk kecamatan Siantan, sedangkan untuk DPRD Kabupaten tidak dilakukan.

“Sementara itu, untuk kecamatan Jemaja hanya dilakukan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden,”bebernya.

Masih kata Budi, PSU yang dilakukan ini adalah untuk menindak lanjuti rekomendasi Panwascam didua kecamatan. Berdasarkan PKPU no 3 tahun 2019 tentang pemungutan dan perhitungan suara mewajibkan KPUD menjalankan rekomendasi dari pengawas Pemilu.

Ia mengaku optimis, pada PSU nanti partisipasi masyarakat akan tetap tinggi, karena akan disosialisasikan hal ini kepada masyarakat.

“Insya Allah kita akan optimal sosialisasi tentang pemilihan ulang sehingga partisipasi tetap tinggi,” pungkasnya.(yud)

(Visited 1 times, 1 visits today)