Hoax Muhamad Dai Meninggal Viral

FOTO Muhamad Dai yang diisukan meninggal.Foto:Fathurahman/Haluan Kepri

ANAMBAS(HK)-Hoax makan korban di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA). Pasalnya isue meninggalnya Muhamad Dai (Anggota DPRD KKA) membuat ia yang mencalonkan diri kembali sebagai anggota DPRD gagal total.

Isu tersebut mendadak viral karena masyarakat terstigma tidak akan memilih calon yang sudah meninggal.

Ironinya lagi isue yang dihembuskan pelaku yang tidak bertanggung jawab saat subuh hari menjelang pemilihan dilaksanakan (17/4) silam.

Dari informasi yang dihimpun isue hoax ini akan dilaporkan ke Polres Kepulauan Anambas dalam waktu dekat.

Ketua DPD KNPI KKA, Hafiz Riandhi menyesalkan isue yang beredar tersebut, karena ini sangat-sangat berpengaruh terhadap masa depan dan hajat hidup orang lain.

“Ini isu yang menyesatkan yang dibuat oleh orang sesat dan telah membuat opini yang meresahkan masyarakat,” ujar Hafiz, Minggu (21/4).

Hafiz mengaku, mendapatkan banyak sekali telphon pada saat pemilhan dilaksanakan untuk mempertanyakan kebenaran isue meninggalnya Pak Dai.

“Saya terkejut dengan isue tersebut, banyak sekali telphon pada tanggal 17 April yang menanyakan kebenaran apakah pak Dai meninggal, padahal saya baru saja menelphon beliau menanyakan keadaanya,” kata dia.

Memang lanjut dia, saat ini Muhammad Dai dalam keadaan sakit beliau sedang dirawat di Rumah Sakt Otorita Batam. Namun demikian kondisinya sudah berangsur pulih, tidak seperti yang dikabarkan.

“Kabar yang disampaikan, oleh si penyebar hoax itu tidak benar, karena beliau masih ada ditengah-tengah kita,” jelasnya.

Kata Hafiz memang terlalu naif rasanya ditengah-tengah masyarakat disebarkan isue yang tidak bertanggung jawab seperti itu. Pihaknya tambah Hafiz segera akan melaporkan hoax meninggalnya pak Dai ke Polres Anambas.

“Insya Allah kita akan proses hal ini ke jalur hukum sehingga apa yang terjadi saat ini tidak terulang kembali,” tukasnya.

Sementara itu rekan sejawat Muhamad Dai di DPRD KKA Hj Tetti Hadiyati mendukung langkah pihak yang akan melaporkan penyebar hoax meninggal Dai.

“Ini perlu di lakukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku, agar hal ini tidak terjadi dikemudian hari,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak gampang terpengaruh dengan isue dilapangan yang akhirnya akan merugikan orang lain.

“Harapan kita hal ini tidak kembali terulang, sehingga persoalan semacam ini tidak lagi terjadi,” pungkasnya.(yud)

(Visited 3 times, 1 visits today)