Diduga, Qi Penyebab Warga Keracunan

Kabid Perdagangan DKUMPP sedang melakukan sidak. (yudi/haluankepri.com)

Kabid Perdagangan DKUMPP sedang melakukan sidak. (yudi/haluankepri.com)

ANAMBAS (HK) – Penyebab keracunan sebanyak 41 warga saat menyantap hidangan dalam salah satu acara seorang warga, mulai menampakan titik terang.

Saat mengunjungi kediaman Zaini, warga Selamba yang melaksanakan hajatan pernikahan saudaranya ditemukan sejumlah fakta, yakni, penyebab keracunan tersebut diduga adalah Qi (induk dalam pembuatan mie, atau akrab disebut ibu mie) oleh warga setempat.

“Menurut pengakuan yang pembuat mie, dalam proses pembuatannya tidak terjadi masalah, namun bahan induk pembuat mie diduga kadaluarsa,” ujar Dahlia Harisa, Kabid Perdagangan DKUMPP KKA, Senin (22/4/2019).

Dia mengungkapkan, fakta lain dari ibu mie tersebut adalah tidak memiliki label atau merek dagang, apalagi SNI.

“Qi ini tidak ada labelnya, sehingga masyarakat tidak dapat membedakan mana sudah kadaluarsa atau belum,” jelasnya.

Selain itu lanjut dia, pihaknya juga menemukan agar-agar yang dibuat pada acara tersebut sudah kadaluarsa sekitar satu bulan lalu.

“Bahan agar-agarnya juga kadaluarsa. Namun, dari yang disampaikan, keracunan warga diduga karena mie,” bebernya.

Usai meminta informasi dari masyarakat, ucap Dahlia, pihaknya langsung melakukan sidak ke sejumlah warung-warung dan kedai di daerah Selamba, Temburun, dan Dusun.

“Saat sidak ditemukan sejumlah barang kadaluarsa diantaranya sirup, wafer, dan lainnya,” paparnya.

Melihat kondisi itu, pihaknya akan kembali melaksanakan sidak ke toko-toko besar milik distributor yang ada di Anambas.

“Ini harus segera dilakukan, apalagi kini sudah mendekati bulan suci Ramadhan,” katanya.

diberitakan sebelumnya, sebanyak 41 warga Selamba Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa karena diduga keracunan mie pada acara pernikahan warga di daerah itu, Minggu (21/4/2019). (yud)

(Visited 5 times, 1 visits today)