MAN 1 Batam Terapkan Absen Digital

(dedi/haluankepri.com)

(dedi/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Sekolah MAN 1 Batam kini menerapkan absen digital. Sistem absen ini diberikan kepada seluruh siswa kelas X yang berjumlah 277 siswa. Rencananya juga akan diterapkan untuk kelas XI dan XII. Absensi ini dipakai dengan sistem kartu pelajar digital atau disebut Platform Sekolah Pintar (PSP).

Abdi Tunggal Cahyo Suwarto, sub branch manager Bank BNI Syariah menyampaikan, jika kartu pelajar digital ini baru pertama kali diterapkan di Kepri. Dan MAN 1 Batam yang pertama menggunakannya.

Dia juga menuturkan, kartu itu gunanya mengawasi anak-anak hingga bisa meningkatkan disiplin serta mengatur keuangan para orangtua. Kartu ini juga multi fungsi seperti bisa pembayaran SPP dan jajan anak-anak sekolah serta kartu absen siswa. Karna kartu ini sudah dilengkapi chef.

“Kartu ini bisa dipantau orangtua, apakah siswa sudah masuk sekolah nggak. Siswa hanya tempelkan ke alatnya secara otomatis langsung bunyi ke Hp orangtua tapi yang android,” katanya.

Namun, lanjutnya, orangtua harus mendownload fiturnya di handpone dengan program “Platform Sekolah Pintar”. Agar bisa memantau secara online.

“Program ini hanya khusus diterapkan disekolah. Karna kita sudah kerjasama dengan pihak sekolah MAN I Batam. Rencananya juga kita akan melangkah ke sekolah lain, soalnya sudah banyak sekolah ingin menerapkan itu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 1 Batam, Dra Hj Khairina melalui Humasnya, Rio Nur Iman menyambut baik program yang diterapkan Bank BNI Syariah tersebut. “Kita juga sudah kerjasama dengan mereka,” ucap Rio.

“Absen manual bikin capek. Jadi, siswa hanya diberi kartu saja. Saat datang ke sekolah wajib absen digital dan secara otomatis bunyi ke Hp orangtuanya,” jelas Rio, Kamis (25/4) siang.

Untuk itu, telah dipasang alatnya di depan sekolah sebelum masuk kelas. Kartu itu hanya ditempel saja dan sudah terdata. Namun tetap ada guru yang mengawasi karena khawatir ada siswa titip absen.

“Dengan sistem absen digital, maka terdata lebih cepat dan efisien. Kartu ini akan selalu dibawa siswa ke sekolah. Tujuannya agar siswa belajar tanggungjawab pada kartu itu,” terangnya saat itu. (ded)

(Visited 1 times, 1 visits today)