Caleg Gagal di Blora Depresi Berat, Habiskan Rp 4 M untuk Serangan Fajar

ilustrasi (internet)

ilustrasi (internet)

Pemungutan suara Pemilu 2019 telah usai. Hasil penghitungan sementara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menunjukkan siapa calon legislator (caleg) yang unggul dan gagal.

Bagi caleg gagal, tak sedikit yang akhirnya mengalami depresi. Seperti salah seorang caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah berinisial RM ini.

Menurut keponakan RM, Tukiyem, pamannya kini mengalami depresi berat hingga masuk rumah sakit.

“Pileg kali ini Pak RM (inisial) biaya sendiri mas sudah ndak ada sponsor lagi seperti sebelum-sebelumnya, malah kalah. Ya itu risiko politik,” kata Tukiyem dilansir Liputan6.com, Minggu (27/4/2019).

Tukiyem mengungkapkan, pamannya telah menghabiskan dana sekitar Rp 4 miliar selama masa kampanye Pemilu 2019. Dana itu digunakan untuk menggaet suara dengan dibagi-bagikan kepada calon pemilih tiap dua hari sekali dan mengadakan pertemuan rutin sebelum pemilu.

“Tandem juga ke caleg-caleg DPRD se-Blora,” kata Tukiyem.

Namun, hasil suaranya ternyata tak sesuai dengan jumlah serangan fajar yang telah dilakukan. Menurut Tukiyem, pamannya hanya mendapatkan suara sangat minim.

Menurut dia, pamannya kemarin-kemarin sibuk hanya memikirkan kampanyenya saja. Sampai istrinya sakit di rumah sakit juga tidak ada yang menemani.

“Jadi orang kalau yang mengetahui pasti tak respek. Istri di rumah sakit dari awal koma sampai sekarang sudah rawat jalan, paman saya tak pernah nungguin, menginap buat istrinya,” beber Tukiyem.

“Kalau dikeluarga saya, yang terjadi biasanya rejeki suami lancar karena istri,” Tukiyem memungkasi. *

(sumber: liputan6.com)

(Visited 1 times, 1 visits today)