by

Tasik Tuah Gemilang Diresmikan

BINTAN (HK) – Objek wisata air mancur yang rampung dikembangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, kini sudah diresmikan. Namanya Tasik Tuah Gemilang.

Lokasinya persis berada ditengah-tengah kolam eks peninggalan perusahaan tambang ternama di Bintan, PT Aneka Tambang (Antam) Kijang.

Sudah lama masyarakat menantikan kehadirannya. Beberapa kali diuji coba, masyarakat cukup antusias menunggu objek wisata yang berada dikawasan Kijang Kota.

Setelah resmi, objek wisata air mancur dengan gemerlap lampu warna-warni yang menari-nari mengikuti irama musik itu kini sudah bisa dinikmari masyarakat setiap akhir pekan (Sabtu-Minggu).

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun didampingi Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam serta sejumlah pimpinan FKPD Kepri dan Bintan, Jum’at (26/4) malam.

Apri mengaku antusias masyarakat dengan objek wisata kepunyaan warga Bintan terbaru ini sangat besar sejak proyek miliaran rupiah itu rampung dikerjakan.

Apri yakin kehadiran air mancur ini selain menjadi icon di Bintan juga bisa memancing geliat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Secara mekanismenya banyak proses yang harus dilalui. Dua kali kita uji coba, selanjutnya masih harus dilakukan beberapa hal lain sampai nantinya diresmikan. Tapi nyatanya masyarakat sangat merespon dan selalu menunggu air mancur ini kembali menari-nari. Untuk itu sambil melakukan finishing dalam segala halnya, air mancur ini tetap dihidupkan setiap akhir pekan,” kata Apri.

Ia meminta kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan keberadaan icon terbaru milik Bintan ini. “Alhamdulillah sudah bisa kita resmikan. Harapan kita tentunya bisa memberi dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Dan tentunya, ayo kita jaga dan rawat bersama salah satu icon kebanggaan ini. Ini punya seluruh masyarakat Bintan,” pungkasnya.

Soal penamaan Tasik Tuah Gemilang, Apri mengaku sudah dibahas dengan kajian-kajian panjang. Apri memaparkan nama Tasik sendiri mengandung makna kawasan air yang luas dan dikelilingi daratan, sementara kata Tuah didalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) memiliki makna keramat/berkat.

“Makna gemilang tentunya menjadi harapan masyarakat Bintan bersama,” terangnya. (oxy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed