Perempuan Asal Jabar jadi Korban TPPO

Lulik Febyantara

Lulik Febyantara

KARIMUN (HK)-Dua perempuan inisial WN (21) dan AN (20) menjadi korban tindak pidana pencurian orang (TPPO) dengan pelaku wanita paruh baya KS (60). Kedua korban dipekerjakan di salah satu cafe di Batu 7, Kelurahan Tanjungbatu, Kecamatan Kundur. Polisi telah mengamankan tersangka dan dua korban.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara mengatakan, korban sebenarnya berjumlah empat orang. Pelaku menawarkan mereka kerja di salah satu restoran di Jakarta dengan gaji Rp2,8 juta per bulan ditambah bonus. Namun kenyataannnya, mereka tidak dibawa ke Jakarta melainkan dibawa ke Malaysia.

“Korban tindak pidana perdagangan orang tersebut jumlahnya 4 orang. Awalnya mereka dijanjikan bekerja di sebuah restoran di Jakarta dengan gaji Rp2,8 juta per bulan. Namun pada fakta di lapangan mereka tidak dibawa ke Jakarta melainkan ke Kabupaten Karimun untuk selanjutnya dibawa ke Malaysia. Kata Lulik, dari 4 orang korban, dua orang sudah diberangkatkan ke Malaysia. Sementara, dua orang lagi masih dipekerjakan di salah satu kafe di Batu Tujuh, Kelurahan Tanjungbatu, Kecamatan Kundur. Rencananya, dua korban yang di Kafe Tanjungbatu juga akan dibawa ke Malaysia.

“Perkara TPPO yang melibatkan tersangka KS, saat ini telah ditangani Polda Jabar, sementara untuk perekrut dan pendistribusi atau pengantar para korban telah lebih dulu diamankan Kepolisian Polda Jabar. Informasi hari ini Unit PPA Polda Jabar akan ke Karimun untuk memastikan keterlibatan tersangka KS ini,” ujarnya.

Lulik menyebut, berdasarkan keterangan awal dari tersangka KS, dia mengaku baru beberapa bulan ini merekrut orang untuk dipekerjakan di Malaysia. Namun, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, pihaknya menemukan adanya buku yang berisikan nama-nama diduga korban dari perbuatan para tersangka.

“Ada kita dapatkan pembukuan yang berisikan nama- nama perempuan yang telah bekerja disini. Sekarang masih kita dalami apakah terkait dengan korban-korban lainnya,” jelasnya.

Sementara, Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya menambahkan, tersangka TPPO inisial KS berhasil diamankan di sebuah kafe yang terletak di Batu Tujuh. Dia diamankan setelah mendapatkan laporan dari salah satu pihak keluarga korban yang melaporkan terkait kasus anaknya yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang. Kapolres menyebut, wanita paruh baya asal Jawa Barat tersebut, telah lama menjadi target operasi Kepolisian Polda Jawa Barat karena diduga terlibat jaringan TPPO. Terkait itu, pihaknya telah melakukan koordinasi untuk memastikan keterlibatan KS dalam permasalahan hukum di wilayah Polda Jabar.

“Tersangka KS sudah menjadi target dari Polda Jabar. Informasi yang kita dapat, tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan TPPO ditangkap di Jabar. Kita sudah berkordinasi bersama kepolisian Polda Jabar untuk memastikan tersangka ini apakah ada kaitan dengan kasus yang ditangani mereka,” pungkasnya. (ham)

(Visited 25 times, 1 visits today)