Mayat di Belakang Taman Anugerah adalah Pemulung

KANIT Reskrim Sagulung, Iptu Supardi dan tim Inafis memeriksa kondisi korban.Foto:Dedy/Haluan Kepri

SAGULUNG (HK) – Sosok mayat yang ditemukan di belakang Perumahan Taman Anugerah, Kelurahan Tembesi, Selasa (7/5) pukul 07.30 wib adalah Pemulung.

Pantauan Haluan Kepri di lokasi kejadian, sebelum tewas, diketahui pria yang diperkirakan berumur 40 tahunan, sedang keliling menggunakan motor becak di komplek perumahan Taman Anugerah. Setelah keliling kmkorban pergi ke belakang kompleks perumahan tersebut.

Sampai disana, dia pun turun pas di tengah jalan hendak mengambil sling yang berada di pinggir parit. Bahkan disana pun dia sedang memutuskan sling pakai parang dan martil.

Setelah itu, kemudian pria yang memakai anting itu menarik sling yang tak diketahui kena saluran listrik. Sontak ia pun kesetrum mengenai dibagian perutnya.

Pria yang memakai baju warna merah dan celana jeans pendek warna biru yang juga belum diketahui namanya itu ditemukan tewas yang diduga mencuri sling.

“Awalnya saya liat ada orang sedang potong sling. Tak lama itu sudah tergeletak di pinggir jalan mas,” kata Rizal, warga sekitar.

Mendapat ada laporan warga sekitar, tim Inafis dan Polsek Sagulung pun langsung mendatangi lokasi perkara. Di sana mereka melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP).

Setelah olah TKP, korban pun langsung dimasukkan ke kantong mayat lalu dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri guna dilakukan visum.

Kanit Reskrim Sagulung, Iptu Supardi mengatakan, awalnya ada warga sekitar melihat pria sedang memotong tali sling. Tak lama kemudian malah sudah tergeletak.

Kemudian saat olah TKP, polisi melihat ciri-ciri pelaku sedang memakai anting dan punya tato di tangannya. Dan diduga korban ini kena kesetrum dari tegangan listrik saat mengambil sling. Karna olah TKP, masih terlihat jika sling tersebut masih tertempel ditangannya dan perutnya kena bekas kesetrum.

Dari kantong celananya, sambungnya Kanit, ada ditemukan satu unit jam tangan yang dibungkus pakai kantong plastik. Sementara tak jauh dari lokasi, ada becaknya dan timbangan serta ada sedikit barang rongsokan.

Ia juga mengatakan, untuk sementara ini pihaknya pun sudah memeriksa 4 saksi di lokasi kejadian.

“Untuk saat ini sudah 4 saksi kita mintai keterangan. Sedangkan mayat korban sudah dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri,” kata Supardi. (ded)

(Visited 20 times, 1 visits today)