Klopp: Perlu Main Tengil Lawan Barcelona

Jurgen Klopp (internet)

Jurgen Klopp (internet)

Liverpool mengunci kelolosan dengan sebuah gol cerdik, dari sepak pojok yang mengecoh. Juergen Klopp menyebut aksi tengil itu yang meloloskan timnya.

Liverpool mencatatkan comeback gemilang saat menjamu Barcelona di Anfield pada semifinal leg kedua Liga Champions, Rabu (8/5/2019) dinihari WIB. Memulai laga dengan posisi tertinggal 0-3 dari leg pertama, ‘Si Merah’ sukses menang 4-0.

Divock Origi dan Georginio Wijnaldum masing-masing menyumbang dua gol, dalam pertandingan yang berlangsung dalam tempo tinggi tersebut. Liverpool total mencatatkan tujuh tembakan on target, sementara Barcelona punya lima.

Origi berjasa mengangkat harapan Liverpool lewat gol cepatnya di menit ketujuh. Sementara dua gol berdekatan dari Georginio Wijnaldum di awal babak kedua, tepatnya menit 54 dan 56, membuat kepercayaan diri makin besar.

Pada akhirnya sebuah gol cerdik mengantarkan Origi menentukan kelolosan Liverpool pada menit ke-79. Trent Alexander-Arnold yang memenangi sepak pojok mulanya terlihat akan memberikan bola untuk dieksekusi Xherdan Shaqiri.

Tapi melihat para pemain Barcelona tak berada dalam posisi siap, Alexander-Arnold langsung balik badan dan mengeksekusi sendiri tendangan korner itu. Bola meluncur ke arah Origi yang tak terkawal dan diselesaikan dengan apik.

“Kami harus main serius, tapi juga perlu main kurang ajar. Itu perlu. Barcelona bertahan dengan baik dari hal-hal yang terprediksi. Tapi Anda perlu bisa tampil tak tertebak pada sejumlah kesempatan,” kata Manajer Liverpool Juergen Klopp.

“Saya melihat bola tiba-tiba melayang di gawang, saya tak melihat sepak pojoknya. Saya tidak melihat siapa yang mengambil korner itu. Ben Woodburn bilang ‘apa yang terjadi?’,” ungkapnya, seperti dilansir BBC.*

(sumber: detiksport.com)