Over Kapasitas, 24 Napi Karimun Dipindahkan ke Batam

Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono, memberikan arahan kepada napi Rutan Karimun yang akan dipindahkan ke Batam. (ilham/haluankepri.com)

Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono, memberikan arahan kepada napi Rutan Karimun yang akan dipindahkan ke Batam. (ilham/haluankepri.com)

KARIMUN (HK) – Sebanyak 24 orang narapidana (napi) yang menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Tanjungbalai Karimun dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam, Kamis (9/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Rinciannya, 20 orang napi dewasa dipindahkan ke Lapas Umum dan 4 orang napi perempuan dipindahkan ke Lapas Perempuan di Baloi.

Kepala Rutan Klas IIB Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan kepada Haluan Kepri mengatakan, pemindahan beberapa orang penghuni Rutan Karimun ke Lapas Batam tersebut hanya pemindahan rutin semata. Para napi dipindahkan ke tempatnya atau retribusi pembinaan lanjutan, agar mereka lebih dibina dengan baik.

“Pemindahan itu hanya rutinitas saja. Biar mereka bisa mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Kalau di Karimun kan baru sebatas Rutan, sementara di Batam sudah Lapas, jadi binaan disana lebih baik. Kalau dibandingkan antara Rutan Karimun dengan Lapas Batam, tentu saja lokasi disana lebih representatif,” ungkap Eri.

Kata Eri, untuk pengamanan para napi selama proses pemindahan dari Rutan ke Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, pihaknya meminta bantuan kepada Polres Karimun. Mereka dibawa ke Batam menggunakan kapal Dumai Express ferry cepat Miko Natalia. Sebelumnya, mereka diistirahatkan sebentar di lapangan Mapolsek Balai Karimun.
“Para napi itu kami berangkatkan ke Batam menggunakan kapal Dumai Express. Untuk pengamanannya, kami meminta bantuan Polres Karimun. Sedikitnya ada 4 personil Polres Karimun diturunkan untuk pengamanan. Sesampainya di Batam, mereka dijemput oleh petugas Lapas Batam. Para napi itu kemudian dipisahkan antara napi umum dan napi perempuan, ” terangnya.

Dijelaskan Eri, pemindahan rutin kepada para napi biasanya dalam satu tahun dilaksanakan 3 kali pemindahan, apalagi ketika sudah terjadi over kapasitas. Pembinaan yang dilakukan pihaknya kepada para penghuni Rutan sudah sangat maksimal. Namun, untuk pembinaan yang lebih berkelanjutan, maka para napi harus dibina di Lembaga Pemasyarakatan.

Menurut dia, selain karena rutinitas untuk dibina di lapas. Pemindahan napi ini juga karena daya tampung Rutan Karimun sudah melebihi kapasitas. Menurut dia, daya tampung Rutan Karimun hanya 200 orang, baik itu napi maupun tahanan titipan polisi dan jaksa.

Namun, saat ini penghuni rutan sudah mencapai 391 orang.  Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono mengatakan, sebanyak 4 personil Polres Karimun dan 5 sipir Rutan Karimun ikut mengamankan para napi hingga sampai ke Lapas Batam. Sementara, belasan personil Polsek Balai Karimun dan Polsek Kawasan Pelabuhan juga turut mengamankan selama mereka berada di pelabuhan.

“Tadi kita memberikan arahan juga selama mereka berada di lapangan Mapolsek. Pada saat dikumpulkan, sejumlah keluarga para tahanan itu datang menjenguk. Kesempatan itu dimanfaatkan mereka untuk melepas rindu dengan pihak keluarga. Apalagi, mereka akan dipindahkan ke Batam,” ujar Budi. (ham)

(Visited 9 times, 1 visits today)