Pemkab Sampaikan Ranperda Pembentukan Kecamatan Kute Siatan

Wakil Bupati menyerahkan Ranperda Kecamatan Kute Siantan kepada Ketua DPRD. (yudi/haluankepri.com)

Wakil Bupati menyerahkan Ranperda Kecamatan Kute Siantan kepada Ketua DPRD. (yudi/haluankepri.com)

ANAMBAS(HK) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas (KKA) kembali menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pembentukan Kecamatan Kute Siantan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) daerah itu.

Imran, Ketua DPRD KKA mengatakan, Ranperda Pembentukan Kecamatan Kute Siantan merupakan Program prioritas sejak 2017 silam, bersama dua Kecamatan lain yakni Kecamatan Jemaja Barat dan Siantan Utara.

“Sayangnya waktu itu Mendagri hanya menyetujui dua kecamatan yakni Siantan Utara dan Jemaja Barat, yang disampaikan pada 13 Maret 2018 silam,” ucap Imran saat memimpin rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Kecamatan Kute Siantan, di ruang rapat Paripurna DPRD KKA, Kamis (9/5).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, paripurna yang dilaksanakan hari ini, menjadi bukti bahwa pemerintah daerah dan DPRD serius mekarnya kecamatan Kute Siantan.

“Pemerintah dan DPRD terus berjuang sesuai dengan undang-undang dan aturan yang berlaku sehingga pemekaran Kecamatan ini dapat terwujud,”jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati KKA Wan Zuhendra mengatakan, pembentukan Kecamatan sangatlah penting untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperpendek rentang Kendali dan lainnya.

Namun demikian ucap Wan, dalam proses pembentukan kecamatan harus memenuhi sejumlah persyaratan antara lain yakni persyaratan administratif, persyaratan fisik kewilayahan.

“Persyaratan Administratif itu terdiri dari analisa atau kajian rencana pembentukan berdasarkan tekhnis seperti potensi sosial budaya dan phisik kewilayahan cakupannya wilayah atau lokasi,”bebernya.

Ia melanjutkan, Berdasarkan PP no 27 tahun 2018 tentang Kecamatan, Pemerintah pusat melalui Gubernur memberikan kepercayaan meliputi Kecamatan terluar terpencil berbatasan negara dan Starategis nasional.

Ia menambahkan, usulan pemekaran kecamatan Kute Siantan ini beberapa waktu lalu telah disampaikan pemerintah daerah kepada Gubernur Kepri untuk datang ke Kemendagri melakukan pengajuan kembali Kecamatan Kute Siantan dengan memperhatikan aspek kepentingan kawasan starategis nasional.

“Pemda usulkan dengan aspek pulau terluar karena salah satu pulau terluar yakni tokong berlayar itu masuk dalam wilayah kecamatan Kute Siantan,’tegasnya.

Ia berharap pemekaran Kecamatan Kute Siantan dapat segera di proses.

“Kecamatan Kute Siantan diharapkan dapat maju dan berkembang sesuai dengan yang dicita-citakan masyarakat,” tutupnya. (yud)

(Visited 18 times, 1 visits today)