Hari Pertama PPDB Online, SMPN 26 Diserbu Wali Calon Siswa

(dedi/haluankepri.com)

(dedi/haluankepri.com)

BATUAJI (HK) – Hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 26 Batam, terlihat animo calon walimurid yang hendak mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut, Selasa (14/5/2019) pagi.

Pantauan dilapangan, terlihat ratusan wali murid mengantri untuk menyerahkan berkas perdaftaran ke panitia. Mereka pun rela menunggu dari pagi demi dapat nomor antrean pendaftaran peserta didik baru. Pendaftaran dibuka pada 08.00 hingga 12.00 siang hari.

“Sudah ngantri dari jam 07.00 pagi, mas dan sudah dapat nomor antrian 69. Mudah-mudahan masih bisa di input ke data, besoknya juga mau ke SMPN 11 karena satu zonasi,” kata Imelda, warga Batuaji.

Sementara, Ketua Panitia PPDB SMPN 26 Batam, Hj Susilawaty mengatakan, untuk hari pertama ini membuka nomor pendaftaran hingga 700-an dan jelang siang ini masih tersisa.

“Pelayanan jam kerja sesuai dengan juknis lalu peserta mengisis formulir dan penginputan data perhari dibatasi hanya 40 peserta saja,” ungkapnya.

Besok, ucapnya lagi, sistem google maps nya lancar selama proses penerimaan, disetiap harinya kita ambil maksimal 40 peserta. Apabila lebih dari batas penginputan disarankan orang tua untuk beristirahat.

Dengan menggunakan applikasi google maps sangat membantu dalam menyortir alamat rumah dari peserta PPDB. Saat ini, SMPN 26 melayani dua kelurahan yakni Buliang dan Bukit Tempayan. Sebab lokasi SMPN 26 satu zonasi dengan SMPN 11 maka pendaftar ditentukan melalui jarak alamat rumah siswa pendaftar dengan SMPN 11 dengan jarak rumah SMPN 26.

“Karena kelurahan Buliang dapat memilih dua sekolah tersebut, maka yang diambil nantinya sesuai dengan kesepakatan juknis yaitu rumah terdekat dengan tujuan sekolah,” paparnya

Ia juga menambahkan, apabila animo pendaftar tetap ingin mendaftar di SMPN 26 maka akan ada laporan ke Dinas Pendidikan, lalu keputusan dari Dinas langsung.

Untuk siswa berprestasi akan diberi jatah lima persen dari daya tampung yang mencapai 252 siswa yang terbagi dalam tujuh lokal.

“25 siswa berprestasi dari jumlah 252 siswa, dan saat ini lokal masih mencukupi dari jumlah siswa,” tutupnya. (ded)