Tokoh Agama dan Masyarakat Anambas Tolak People Power 

KETUA Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas Ir Herdi Usman.Foto:Yudi/Haluan Kepri

ANAMBAS(HK)-Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas Ir. Herdi Usman mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh isu people power  dan menolak hal itu. Hal ini dikarenakan dapat menyebabkan terjadinya perpecahan.

“Masyarakat Anambas jangan terpengaruh isu-isu yang beredar, karena di daerah ini aman dan kondusif,” kata Herdi, Rabu (15/5).

Ia mengatakan, sebagai daerah yang berada di perbatasan, Pemilihan Umum di Anambas berjalan dengan baik aman dan lancar. Tentunya suasana yang kondusif ini harus dipertahankan. Apalagi sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga sungguh sangat riskan.

“Ya harapan kita janganlah sampai terjadi people power  sehingga dapat mengganggu keutuhan bangsa,” tukasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua LAM Kecamatan Palmatak Drs. Syafri yang dengan tegas menolak adanya people power.

“Kita berharap kepada tokoh-tokoh atau yang kita anggap tokoh secara nasional untuk bisa memberikan kesejukan terhadap masyarakat dengan bahasa-bahasa yang lebih mempersatukan demi kegiatan masyarakat dan mempertahankan NKRI dengan berpedoman pada Pancasila dan UU 1945,” jelasnya.

Sementara itu H Yahya, Tokoh Agama di Kecamatan Palmatak yang menolak keras apabila terjadi people power  karena dapat merusak keutuhan bangsa.

“Kami menolak keras adanya people power  karena ini dapat memecah belah bangsa, apabila ada persoalan selesaikan dengan hukum,” katanya.(yud)

(Visited 7 times, 1 visits today)