Peran Rumah Tahfidz Harus Ditingkatkan

(noviwandra/haluankepri.com)

(noviwandra/haluankepri.com)

– Yayasan Habibbullah Batam Didik 37 Anak Yatim

BATAM (HK) – Pengelola sekaligus Ketua Yayasan Rumah Tahfidz Habibbullah Batam, H. Deska Hamilin bin Ahmad Firdaus mengungkapkan, Rumah Tahfidz merupakan lembaga keagamaan yang sudah mengakar di masyarakat, untuk pembinaan dan pendidikan Agama Islam.

“Rumah Tahfidz Habibbullah ini sebagai salah satu media pengembangan generasi muda dalam pendidikan agama maupun membaca AlQur’an, melalui pemberantasan buta huruf Al-Qur’an dan Pendidikan Agama Islam,” kata H. Deska Hamilin bin Ahmad Firdaus, Selasa (15/5) sore, di Yayasan Habibbullah Batam, di Bengkong Indah 2, Gang Melati Nomor 15.

Alhamdulillah, ucap H Deska, sejak berdirinya Yayasan Rumah Tahfidz Habibbullah Batam pertengahan 2013 silam, pihaknya sudah mendidik puluhan anak yatim, piatu, dan anak dhuafa, secara gratis.

“Semua berjumlah 37 orang terdiri dari 20 perempuan serta 17 laki laki. Semua tinggal disini,” jelas ungkap H. Deska, yang juga memiliki usaha bidang travel dan penjualan tiket.

Selain belajar Takfidz AlQur’an dan pendidikan Agama, ujarnya, anak-anak tersebut disekolahkan di sekolah formal, mulai sekolah dasar, SMP, hingga SMU sederajat.

“Alhamdulillah, hingga sekarang semua masih berjalan dengan baik, atas dukungan doa serta kepatuhan mereka (anak yatim dan anak dhuafa), dalam mengikuti program pendidikan yang dipersiapkan. Meskipun dengan kondisi yang sangat sederhana,” papar H Deska.

Yang penting, imbuhnya, setiap hari kebutuhan makan, pakaian, tempat tinggalnya, kebersihan, kesehatan maupun pendidikan mereka ini bisa terpenuhi dengan baik. Sehingga mereka dapat bersemangat menjalani program pendidikan di Rumah Tahfidz AlQur’an.

“Sejak dini, mereka telah diajarkan bagaimana menjaga kedisiplinan diri. Baik itu cara ibadah shalat, berpuasa, mengaji, hingga kedisiplinan diri di dalam belajar, menjaga etika, moral dan kesehatan,” kata H. Deska.

Bahkan, lanjutnya, saat Ramadhan seperti sekarang, mereka juga dibimbing agar memiliki jiwa kepedulian sosial di masyarakat.

“Alhamdulillah, setiap sore menjelang berbuka puasa, mereka kita minta membagikan sedikit makanan berbuka puasa kepada masyarakat di lingkungan Yayasan Habibbullah Batam ini. Meskipun hanya berupa buah kurma,” ujarnya.

Dijelaskannya juga, untuk mengatasi kejenuhan, dua kali sebulan ia mengajak anak anak asuhannya berlibur dan berekreasi ke berbagai objek pariwisata di Batam, baik itu ke pantai, ke taman hiburan, serta ke mall.

“Kita ingin mereka juga bisa merasakan suatu kebahagiaan seperti yang telah kita dapatkan. Sehingga, apa yang sudah anak saya rasakan dan makan, anak anak yatim dan anak dhuafa asuhan Rumah Tahfidz Habibbullah, juga ikut merasakan. Sehingganya, diberlakukan sama seperti anak anak sendiri,” kata H Deska.

Dari hasil analisis yang telah dilakukan, sebut H. Deska, peran Rumah Tahfidz dalam pemberdayaan ialah sebagai fasilitator, dimana memfasilitasi semua kegiatan positif yang berhubungan untuk pemberdayaan anak yatim dan anak dhuafa, agar mereka tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik sejak dini.

“Sedangkan hasil dari sebuah pemberdayaan anak anak kami ini, mereka sudah hafal serta mampu membaca Al Quran dengan baik, dan lancar, sebagai seorang Tanfidz Al Quran.

Sedangkan manfaatnya terhadap pendidikan agama, mereka ini telah memahami nilai yang terkandung di dalam Al Quran. Sehingga, nilai nilai yang sudah termaktub di dalam Al-Quran tersebut, mampu di implementasikan dalam
kehidupan mereka sehari hari.

“Maka niscaya akan terbentuk satu kehidupan generasi muda yang religius, bermoral, damai sentosa, mumpuniserta berkarakter yang baik sesuai harapan kita semua,” pungkas H Deska. (vnr)

(Visited 17 times, 1 visits today)