41 Napi Lapas dan Rutan Batam Dapat Remisi Khusus Waisak

KALAPAS Batam, Surianto saat berada di ruang kerjanya.Foto:IST

BARELANG (HK) – Selain remisi khusus Idul Fifri 1440 H, warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) Klas II A Batam juga mengusulkan remisi khusus Waisak bagi beragama Buddha, pada Minggu 19 Mei mendatang.

Dalam kesempatan itu juga, pihak Lapas dan Rutan Klas II A Batam mengusulkan sebanyak 41 orang, yakni 40 orang dari Lapas Batam dan 1 orang dari Rutan Batam.

Pemberian remisi khusus ini akan diberikan setelah disetujui oleh 

Pemerintah melalui Kemenhukam RI yang juga melalui kantor Wilayah Kepri.

“Remisi ini yang diusulkan kepada narapidana yang beragama Buddha ada 41 orang termasuk Rutan Batam, yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, seperti telah menjalani pidana minimal 6 bulan, tak sedang menjalani hukuman disiplin, berkelakuan baik, serta turut aktif mengikuti program pembinaan di lapas atau rutan,” kata Kalapas Batam, Surianto lewat keterangan tertulis yang diterima, Jumat (17/5) siang.

Ke 41 warga binaan Lapas dan Rutan Batam itu menerima remisi khusus mulai dari 1 bulan hingga 15 hari, dan 2 bulan.

“Remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi narapidana untuk selalu berkelakuan baik selama menjalani pidana, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran, menyadari kesalahannya, dan dapat mempercepat berintegrasi kembali ke masyarakat,” ucapnya lagi.

Kata Surianto juga, nantinya pemberian surat keputusan remisi ini akan berlangsung di lapangan Lapas Batam tepatnya pada Minggu tanggal 19 Mei mendatang ini.

“Ada upacara pemberian SK remisi itu berlangsung pada Minggu 19 Mei sekitar pukul 08.00 WIB paginya dilapangan Lapas Batam,” katanya.(ded)