745 Warga Binaan Lapas Batam Diusulkan Dapat Remisi

PARA pengunjung berjalan di halaman depan Lapas Barelang.Foto:Net

BARELANG (HK) – Sebanyak 745 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Batam, Barelang diusulkan mendapatkan remisi untuk hari raya Idul Fitri 1440 H.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam, Surianto melalui Kasi Binadik, Fajar menyatakan, jika yang akan bebas di hari raya Idul Fitri ini ada sedikitnya 9 orang narapidana (napi) atau disebut remisi khusus (RK II). 

Sementara yang diusulkan mendapatkan remisi ada sebanyak 745 orang. Jadi seluruhnya menjadi sebanyak 754 napi.

Mereka akan dinyatakan bebas setelah menerima remisi Khusus II Hari Raya Idul Fitri 1440 H dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Yang diusulkan untuk mendapatkan remisi ada sebanyak 745 orang. Sedangkan yang akan bebas ada 9 napi, jadi jumlah keseluruhannya ada sebanyak 754 orang. Hal ini juga nantinya dengan keputusan pemerintah RI melalui Kemenkumham RI mendapatkan remisi khusus dalam rangka Hari Raya idul fitri 1439 H,” kata Fajar, Jumat (17/5).

Ia juga menjelaskan, dari 1089 napi yang beranut agama Muslim yang mendapatkan remisi khusus I ada 745 narapidana dan remisi khusus II ada 9 narapidana. Sedangkan sisanya itu beragama Nasrani.

“Artinya remisi khusus I setelah mereka mendapatkan remisi khusus masih harus menjalani sisa pidananya, yang mendapatkan remisi khusus II setelah diberikan remisi khusus pada hari ini yang bersangkutan boleh bebas sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” kata dia.

Yang mendapatkan remisi khusus II, ucap Fajar, adalah narapidana yang ketika mendapatkan remisi khusus (RK II) perhitungan hukuman pokok dan hukuman tambahan tepat Hari Raya Lebaran sudah bebas. 

Sedangkan, remisi khusus I, kata dia, masih menjalankan sisa hukuman pidana tambahan/subsider sehingga belum bisa keluar pada hari Lebaran.

Ia juga mengungkapkan, di antara narapidana yang mendapatkan remisi tersebut ada juga narapidana kasus tindak pidana atau kasus narkoba.

Napi Rutan

Sementara, di Rutan klas II A Batam Barelang ada sebanyak 222 napi. Sedangkan yang akan bebas belum ada keluar dari Kemenhukam RI, wilayah Provinsi Kepri.

“Tahun ini, kita mengusulkan ada sebanyak 222 napi. Sedangkan yang akan bebas belum ada keluar hasilnya dari Kemenhukam RI, wilayah Provinsi Kepri,” ujarnya Karutan Klas II A Batam, Robinson Perangin-Angin, pagi kemarin.

Ia berharap agar pemberian remisi dapat memotivasi para narapidana bisa mencapai penyadaran diri untuk terus berbuat baik sehingga menjadi warga yang berguna bagi pembangunan, baik selama menjalani masa pidana maupun setelahnya.

“Harapan terhadap remisi keseluruhan tingkatkan ketaqwaan pertahankan itu, yang bebas hari ini tunjukkan kepada dunia anda kemarin boleh menjadi orang khilaf, mungkin orang bersalah mudah-mudahan anda seorang yang hijrah, seorang yang ingin memperbaiki diri bahkan bisa bermanfaat bagi dirimu dan orang lain,” harapnya.(ded)

(Visited 6 times, 1 visits today)