RSAB Akan Buka Orthopaedic Sport Clinic

Gathering dan Buka Puasa Bersama RSAB dengan Provider dan Media, di Hotel Da Viena, Jumat (17/5/2019). (haluankepri.com)

Gathering dan Buka Puasa Bersama RSAB dengan Provider dan Media, di Hotel Da Viena, Jumat (17/5/2019). (haluankepri.com)

– Gathering dan Buka Puasa Bersama RSAB dengan Provider dan Media

Batam (HK) – Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam terus mengembangkan layanan kesehatan kepada masyarakat di Batam dan Kepri. Salah satunya, RSAB akan membuka Orthopaedic Sport Clinic. Klinik ini bersifat one stop service.

“Klinik ini menjadi klinik pertama di Kepri yang mengeluarkan sertifikat pada seseorang atau atlet, apakah dia layak bertanding dalam satu pertandingan olahraga atau tidak,” ucap dr Roni Sutanto, SpOT (spesialis ortopedi dan traumatologi) saat memberikan paparan materi terkait Penanganan Terkini Bahu dan Kaki Akibat Cedera Olahraga, saat Gathering dan Buka Puasa Bersama RSAB dengan Provider dan Media, di Hotel Da Viena, Jumat (17/5/2019).

Dalam kesempatan itu, Roni Sutanto, memaparkan tentang penyebab terjadinya cedera pada tulang serta bagaimana cara mengatasi dan pengobatannya. Dijelaskannya, cedera bisa saja terjadi pada setiap orang, apakah masyarakat umum, pekerja, apalagi atlet olahraga.

“Kadang cedera dianggap hal yang biasa oleh sebagian masyarakat. Namun, perlu diketahui, jika tidak ditangangi dengan baik, maka akan berdampak buruk terhadap tulang,” ucap Roni.

Langkah yang baik saat terjadi cedera, ucapnya, adalah dengan rest, ice, compression, dan elevation (RICE).

“Ini merupakan upaya awal yang dapat dilakukan ketika cedera terjadi,” ujarnya lagi.

Namun, lanjutnya, jika mengalami kondisi yang tidak baik, dapat dilakukan dengan tindakan medis.

“Dan RSAB sudah punya alat yakni MRI atau magnetic resonance imaging yang bisa mengetahui sejauh mana cedera yang dialami seseorang. Dari data yang disampaikan MRI, maka tindakan selanjutnya dapat dilakukan,” jelas Roni.

Sebelumnya, Direktur RSAB, dr Widya Putri, MARS, menyampaikan, hingga kini, pihaknya terus melakukan pengembangan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Diantara pengembangan layanan kesehatan itu adalah kardiovaskular. Di RSAB Batam sudah bisa dilakukan operasi bypass jantung. Lalu, RSAB juga akan mengembangkan stroke centre. Dan Insya Allah pada 2020 mendatang kami juga akan bisa menangani penyakit varises di otak,” jelas Widya Putri.

Disampaikannya, layanan yang dikembangkan oleh RSAB Batam tidak terlepas dari masukan dan dukungan dari masyarakat Batam dan Kepri.

“Diharapkan, dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu butuh lama untuk mendapat tidakan medis dan tidak perlu jauh lagi berobat keluar Batam atau Kepri. Insya Allah, RSAB Batam sudah bisa memberikan layanan maksimal pada masyarakat,” ucapnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Widya Putri juga mengharapkan dukungan dari masyarakat agar layanan kesehatan di RSAB Batam bisa terus meningkat dan maksimal.

Gathering dan Buka Puasa Bersama RSAB dengan Provider dan Media yang diselenggarakan di lantai 11 Hotel Da Viena itu dihadiri oleh rekanan, provider, dan kalangan media di Batam. Kegiatan itu merupakan agenda tahunan RSAB Batam untuk makin mendekatkan silaturrahmi dengan berbagai elemen masyarakat.

Dalam kegiatan penuh kekeluargaan itu, acara diawali sambutan Direktur RSAB Batam, dr Widya Putri, MARS, lalu, edukasi kesehatan oleh, dr Roni Sutanto, SpOT, selanjutnya berbuka puasa bersama dan shalat maghrib, makan bersama, dilanjutkan dengan edukasi kesehatan, tanya jawab, pembagian doorprise, ditutup dengan foto bersama. (r)

(Visited 2 times, 1 visits today)