Pertamina dan Disperindag Sidak Pangkalan Elpiji

Sidak agen elpiji di Batam. (damri/haluankepri.com)

Sidak agen elpiji di Batam. (damri/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Mengantisipasi kelangkaan elpiji 3 kg, Pertamina dan Disperindag Kota Batam melakukan sidak ke pangkalan di wilayah Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Batuaji.

Sidak dilaksanakan bersama Kepala Bidang Perindustrian dan ESDM, Januar Arka, Kepala Seksi ESDM, Elita Sari, serta Hiswana Migas DPC Kepri.

Sidak dilakukan pada tiga agen, yaitu PT Sarana Jaya Nusa, PT Makmur Kasih Kurnia, serta PT Dian Kerosene Pratama. Hasil sidak menemukan stok elpiji tersedia baik di agen maupun dipangkalan.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo, menerangkan dari hasil sidak tidak ditemukan adanya kelangkaan.

“Sidak kami lakukan pada, Rabu (22/5). Di Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Batuaji sempat terjadi keterlambatan pengiriman elpiji ke pangkalan pada Selasa (21/5) pagi. Namun pasokan elpiji sudah terdistribusi ke pangkalan pada sore harinya,” ujar Roby, Kamis (23/5) melalui pesan Whatsappnya.

Dijelaskannya, sejak awal bulan ini, lebih dari 138.000 tabung elpiji 3 kg yang telah disalurkan ke dua kecamatan tersebut.

“Jumlah ini meningkat 1,2 persen dibandingkan dengan penyaluran normal,” tuturnya.

Sementara itu Jr. Sales Executive Pertamina, William Handoko mengatakan, pihaknya kembali menambah penyaluran elpiji 3 kg dan pihaknya kembali menambah penyaluran elpiji di luar alokasi normal sebanyak 1.680 tabung di dua kecamatan tersebut.

Pertamina menyalurkan elpiji 3 kg rata-rata 171.890 tabung per bulan ke Kecamatan Sagulung dan Batu Aji. Stok elpiji 3 kg dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Terdapat 175 pangkalan dengan 2 agen di Kecamatan Sagulung dan 154 pangkalan dengan 1 agen di Kecamatan Batu Aji,” ujar William.

Ditambahkannya bahwa, Pada sidak tersebut diinstruksikan kepada seluruh pangkalan untuk menjual elpiji 3 kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu seharga Rp 18.000 untuk wilayah Batam dan bagi pangkalan yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi.

Melalui sidak bersama dengan unsur pemda seperti ini, diharapkan penyaluran elpiji 3 kg menjadi lebih tepat sasaran. Pengawasan juga dilakukan untuk mengendalikan pembelian lebih dari dua tabung. Pertamina telah melakukan pembinaan kepada seluruh pangkalan terkait hal ini.(cw64)