Wings Air Mendarat Mulus di Karimun

Pesawat Wings Air saat mendarat ketika melakukan penerbangan ujicoba di Bandara RHA Karimun. ILHAM

Pesawat Wings Air saat mendarat ketika melakukan penerbangan ujicoba di Bandara RHA Karimun. ILHAM

KARIMUN (HK)-Pesawat Wings Air jenis ATR/76-200 dengan kapasitas 72 penumpang yang melayari rute penerbangan Bandara Hang Nadim, Batam ke Bandara Raja Haji Abdullah (RHA), Karimun melakukan penerbangan ujicoba, Kamis (23/5). Penerbangan ujicoba itu menggunakan pesawat Wings Air PK-WHV dengan pilot Kapten Feri Novara. Penerbangan ujicoba pesawat Wings Air tersebut mendarat mulus di Bandara RHA. Sebelumnya, pesawat sempat berputar-putar dulu diatas langin Karimun. Ternyata, alasan pilot pesawat melakukan hal itu guna melihat keadaan geografis Karimun untuk melakukan pendaratan dengan baik. Pesawat lepas landas dari Batam pukul 13.05 WIB dan tiba di Karimun pada pukul 13.30 WIB. Pesawat tersebut kembali ke Batam berangkat pada pukul 14.25 WIB dan sudah mendarat dengan mulus di Batam pukul 14.50 WIB. Pesawat tersebut memiliki waktu tempuh antara Batam-Karimun berkisar 25 menit.

“Tadi kami memang sempat mutar-mutar dulu di atas langit Karimun, untuk melihat keadaan geografis sekitaran. Jadi, untuk menentukan kalau kita tidak bisa melakukan pendaratan dengan baik, maka kita akan larinya ke arah mana dan mengulang pendaratan lagi. Prosedurnya memang seperti itu,” ungkap Pilot, Kapten Feri Novara.

Kata Feri, karena pesawat yang dibawanya itu memang pertama kali mendarat di Bandara RHA, maka dirinya harus tahu dulu keadaan geografis di sekitar Bandara RHA. Pihaknya hanya memiliki data, namun belum mengetahui kondisi di lapangan. Sebelumnya, sudah dibuat skenario perjanjian dengan menara pengawas.

“Kalau dilihat geografis sekitar sini, di sebelah kiri ada perbukitan. Makanya tadi kami sempat putar-putar dulu sambil melihat arah mendarat, saya hanya merekomendasi mendarat dari arah sebelah kanan. Kalau cuaca sangat baik seperti ini, kita mendarat dua arah. Tapi, kalau nggak cuma satu arah saja,” tuturnya.

Kepala Bandara Raja Haji Abdullah, Fanani menambahkan, ujicoba penerbangan awal pesawat Wings Air jenis ATR/76-200 melaksanakan usulan protap kegiatan take off maupun operasional pesawat. Ujicoba itu membawa tim terdiri dari operation, safety, marketing. Ikut dalam penerbangan itu, Distrik Manager Lion Air Group, MZ Bire dan Area Manager Lion Air Group, Noviyanti M Harahap.

“Penerbangan ujicoba ini membawa tim operation, safety dan marketing. Untuk marketing dan operation akan tinggal di Karimun selama tiga hari untuk survei kepada masyarakat serta untuk tiketing online serta merancang prosedur pelayanan di darat. Kemudian, juga merangkul pihak hotel, agen travel, PMA dan kegiatan bisnis lainnya,” terang Fanani.

Kata Fanani, berdasarkan keterangan pilot, Bandara RHA layak untuk diterbangi pesawat jenis ATR. Namun, dari sisi operasional serta marketing akan ditambahkan sehingga ketika dalam waktu laporan sudah selesai, maka pihak maskapai akan melakukan kapan mulai melakukan operasi.

“Untuk sementara, penerbangan awal dimulai pada 12 Juni atau setelah lebaran, tapi bisa saja nanti kami komunikasikan lagi, kalau memang sistem sudah siap bisa sebelum lebaran akan dilakukan penerbangan. Intinya, kalau semua persyaratan dan sistem dibangun sudah selesai,” ujar Fanani.

Sementara, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim yang menyaksikan ujicoba pesawat Wings Air dari Batam ke Karimun itu menyambut baik telah dibukanya penerbangan pesawat dengan kapasitas penumpang 72 orang dari Batam ke Karimun. Jika penerbangan ini berjalan lancar, maka ke depan akan ditingkatkan lagi dengan penambahan rute ke Tanjungpinang dan Pekanbaru. (ham)