Nilu Mengaku Dibayangi Anak

(dedi/haluankepri.com)

(dedi/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Hampir dua pekan Nilu Kentari (Niken) ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka atas penelantaran anak yang mengakibatkan meninggal dunia. Dia mengaku bersalah.

Selain mengaku bersalah, Nilu pun juga mengaku selalu dibayang-bayangi kedua jenazah bayi kembarnya. Bahkan saat dibalik jeruji Polsek Batuaji, Nilu selalu bermimpi tentang kedua anaknya.

“Saya salah pak. Tapi apa boleh buat lagi sudah terjadi. Saya juga selalu dibayang-bayangi anak saya bahkan selalu datang ke mimpi malam saya,” ujarnya Niken setelah 2 hari ditahan di mako Polsek Batuaji.

“Tak bisa saya bayangkan kejadian itu pak. Saya takut dan malu jika hal tersebut diketahui banyak warga. Makanya saya kadang menangis dan tak bisa terbayangkan kedua bayi saya itu,” ujarnya sambil meneteskan air matanya.

Perempuan itu juga mengatakan, jika dirinya pasrah saja apapun hukumannya. “Saya sudah pasrah bagaimana pun hukumannya. Dan saya pun tak mau mengharapkan kayak gini kejadiannya,” tangisnya.

Karena selalu datang dibayangannya serta selalu bermimpi tentang kedua bayinya, Nilu pun meminta dan memohon kepada pihak Kepolisian untuk mengizinkan berziarah ketempat makam anaknya di TPU Sei Temiang, Sekupang, biar mereka tenang diatas alam sana.

“Selalu bermimpi tentang anak saya. Makanya kalau bisa saya mohon untuk diizinkan ziarah ketempat anak saya biar mereka juga tenang di alam sana. Saya juga biar tenang menghadapi cobaan ini,” pintanya.

Sementara, Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe melalui kanit reskrim Iptu Melki Sihombing mengatakan, sampai saat ini kasusnya masih didalami. Bahkan proses penyelidikan masih tetap berlangsung.

Namun, kata Melki lagi, untuk mengecek kejiwaan atau psikologisnya, kita sudah mengirim surat untuk tes kejiwaan ke Dokkes Polda Kepri.

“Iya kita akan cek kejiwaannya. Tapi belom dilakukan karna dokternya masih sibuk dengan kegiatan yang lainnya. Jadi kita masih menunggu informasinya,” ujar Melki saat dikonfirmasi, Selasa (28/5/2019). (ded)

(Visited 29 times, 1 visits today)