Alat Berat Dikerahkan Perbaiki Drainase di Sagulung

SEBUAH alat berat digunakan memperbaik drainase di Sagulung.Foto:Dedy/Haluan Kepri

SAGULUNG (HK) – Sejumlah 4 alat berat digunakan untuk memperbaiki drainase tersumbat di Sagulung.

Hal ini dilakukan pihak Kecamatan Sagulung, menyusul air meluap ke bahu jalan di sejumlah titik.

Salah satunya seperti di jalan Trans Barelang Kelurahan Tembesi, tepatnya saluran drainase di depan pintu masuk Perumahan Medio Raya atau di depan Perumahan Cipta Asri.

Lurah Tembesi, Muhammad Hafiz mengatakan, untuk pengerjaan drainase ini, pihak pun langsung berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga kota Batam dengan menurunkan 2 alat berat.

Lanjutnya lagi, kalau pengerjaan ini sasaran untuk pelebaran saluran air dan mengganti gorong-gorong di jalan masuk perumahan tersebut. Karna, sebelumnya, saluran drainase antara perumahan dan jalan masih sempit dan perlu adanya pelebaran agar air lancar dan tak meluap dan tergenang ke bahu jalan. 

“Iya sudah dikerjakan, dan ini merupakan salah satu upaya kita agar pelintasan air antara perumahan dan jalan menjadi lancar,” ujarnya, Rabu (29/5) siangnya.

Ia juga menambahkan, untuk kedepannya pengerjaan akan memproyeksikan pembangunan box culvert untuk mengganti gorong-gorong yang berada diantara perumahan Medioraya dengan Cipta Asri. 

“Proyeksi saluran drainase ini merupakan jangka panjang. Agar warga tak terkena dampak banjir yang ganggu aktifitas warga,” lanjutnya.

Adanya perbaikan drainase, warga pun menyambut dengan baik upaya dari Pemerintah Kota Batam untuk persoalan banjir yang kerap terjadi ketika hujan deras turun salah satunya di daerah Tembesi, Sagulung.

“Mudah-mudahan tak banjir lagi, kalau sudah ditangani seperti ini cepat tanggap seperti ini jadi warga tak khawatir akan banjir lagi,” ucap Jefri, warga Tembesi.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Sagulung, Jamil mengatakan, untuk memperbaiki atau meningkatkan drainase di Sagulung ini pihaknya mengerahkan 4 unit alat berat yakni 1 unit beko ampibi, 1 unit yang besar dan 2 unit lagi yang sedang.

Ia menjelaskan, pengerjaannya dilakukan di 2 lokasi yang berbeda seperti di kelurahan Tembesi dan Sei Lekop. Bahkan sampai saat ini pun masih dilakukan pengerjaanya.

“Untuk meningkatkan dan memperbaiki drainase di Sagulung ini, kita menerjunkan 4 alat berat beko lain jenis yakni 1 ampibi, 1 yang besar dan 2 yang sedang. Bahkan pengerjaannya pun masih berlangsung,” kata Jamil singkat.(ded)