JPU Sebut Terbukti, MY Dituntut 3 Bulan Plus Denda Rp10 Juta

suasana sidang dugaan politik uang Muhammad Yunus, di ruang utama Pengadilan Negeri (PN) Batam. (amir/haluankepri.com)

suasana sidang dugaan politik uang Muhammad Yunus, di ruang utama Pengadilan Negeri (PN) Batam. (amir/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Disebut terbukti melakukan dugaan politik uang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Caleg Gerindra dari Dapil 3 DPRD Batam, Muhammad Yunus (MY) dituntut 3 bulan penjara dengan 6 masa percobaan, ditambah denda Rp10 juta subsider 1 bulan kurungan.

“Telah terbukti secara sah dan meyakinkan sebagaiman pasal yang didakwakan,” tegas JPU, Rumondang Manurung dan Imanuel Beha dalam penggalan tuntutannya, Jumat (31/5/19) pagi di Pengadilan Negeri Batam.

Dalam tuntutan tersebut, JPU mengatakan tidak ada hal yang meringankan terdakwa karena Caleg nomor urut 7 dari pemilihan Nongsa, Sei Beduk, Galang dan Bulang tersebut berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya dalam persidangan.

Tuntutan lainnya, uang yang digunakan dalam dugaan politik uang tersebut dirampas untuk negara, sementara barang bukti lainnya berupa contoh kertas suara, kaos, dan stiker dirampas dimusnahkan.

Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa melalui Penasehat Hukumnya (PH) Juhrin Pasaribu dan Nofiar akan melakukan pembelaan.

Sidang akan dilanjutkan hari ini, setelah Shalat Jumat atau sekira pukul 14.00 WIB dengan agenda pembelaan dari PH terdakwa. (ays)

(Visited 9 times, 1 visits today)