BPOM Batam Gerebek Toko Penjual Pangan Ilegal

KEPALA BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan menunjukkan salah satu item produk pangan tanpa izin edar di Toko sekitar Pasar Botania 1, Batam centre, Rabu (19/6/2019).Damri/Haluan Kepri

BATAM (HK) – Badan pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam kembali memeriksa salah satu toko di seputaran Pasar Botania 1, Batam centre, Rabu (19/6/2019).

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan mengatakan, informasi berawal dari aduan masyarakat terkait adanya salah satu toko yang menjual produk pangan tanpa mengantongi izin edar.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan memang kita temukan produk pangan yang tidak memiliki izin edar dari Badan POM namun sebagian produk pangan yang dijual sudah terdaftar di Badan POM,” jelas Yosef.

Dalam kegiatan tersebut, BPOM Batam menemukan 40 item produk pangan tanpa izin edar sebanyak 530 pieces dengan perkiraan nilai ekonomi sekitar 15 juta rupiah.

“Temuan kita ada 40 item produk pangan tanpa izin edar sebanyak 530 Pcs, diperkirakan nilai ekonomi mencapai Rp15 Jt,” beber Yosef.

Dikatakan, Petugas menyampaikan langsung kepada pemilik barang agar tidak mengulangi lagi perbuatannya karena dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan pasal 142, dengan sanksi pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak 4 miliar rupiah.

“Dan pemilik (K) secara kooperatif mengakui kesalahannya dan langsung menyerahkan produk pangan ilegal tersebut kepada petugas untuk dilakukan pemusnahan,” kata Yosef.

Pangan ilegal sangat beresiko terhadap kesehatan, sebab diedarkan sebelum melalui evaluasi mutu dan keamanan oleh Badan POM.

Yosef menghimbau, kepada para konsumen agar selalu menjadi konsumen yang cerdas hanya dengan membeli produk pangan yang telah terdaftar di Badan POM.

Ingat selalu Cek KLIK, yakni Cek Kemasan jangan sampai terima produk dengan kemasan rusak, Cek Label kelengkapan label seperti nama dan alamat produsen atau importir, komposisi, netto, kode produksi, ED, Cek Izin Edar dimana, harus terdaftar di BPOM dan cek Kadaluarsa,” jelasnya.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi ataupun aduan tentang Obat dan Makanan dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM Batam di (0778) 761490 atau datang langsung di kantor BPOM Batam di Jl. Hang Jebat, Kel. Batu Besar, Kecamatan Nongsa-Batam.(Cw63).

(Visited 48 times, 1 visits today)